PAMEKASAN – Rais Syuriah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Larangan KH. Saifuddin Syam mengajak pelajar NU di kecamatan Larangan menguasai tekhnologi digital secara bijak. Ajakan itu disampaikan langsung pada kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU)-Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Larangan yang berlangsung di desa Duko Timur Kecamatan Larangan, Senin (20/09/2021).
“Sudah selayaknya para pelajar IPNU dan IPPNU di Larangan menguasai teknologi digital dengan bijak,” tutur kiai Syam, sapaannya.
Tidak hanya menguasai, menurut alumni Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bettet itu, pelajar NU juga harus memberikan contoh kepada pelajar secara umum dengan menebar konten yang inspiratif dan mendidik.
Sementara K. Bukhari Akhyar, Wakil ketua MWCNU Larangan selaku pemateri dalam kesempatan itu mengajak agar pelajar NU tidak melupakan tradisi NU namun juga bisa melanjutkan tradisi NU.
“Pelajar NU wajib mengamalkan dan mempertahankan tradisi ke-NU-an seperti manaqib, barzanji, maulidan, selawatan, al-banjari, serta tradisi ke-NU-an lainnya agar tidak tergeser dan tergusur oleh budaya yang tak sesuai norma-norma agama Islam,” tuturnya.
Acara yang digelar selama tiga hari ini, dihadiri langsung oleh jajaran MWCNU Larangan, Koramil Larangan, Muslimat NU Larangan, Pengurus IPNU dan IPPNU Larangan.
Reporter: Syarofi
Editor: Larangan

