PAMEKASAN – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pamekasan bekerja sama dengan Media Pondok Jawa Timur (MPJ) Regional Madura Raya sukses menyelenggarakan kegiatan Madrasah Media, Jumat (16/05/20250 di Pondok Pesantren Bustanul Ulum, Sumber Anom, Angsanah, Palengaan, Pamekasan.
Kegiatan ini diikuti oleh ratusan pelajar NU serta para pengelola media dari berbagai pondok pesantren se-Madura.
Antusiasme peserta tampak ketika peserta mulai berdatangan sejak pagi hari, menunjukkan tingginya semangat generasi muda, utamanya pelajar NU, dalam menggali ilmu di bidang media dan teknologi informasi. Dalam giat ini, selain mendapatkan wawasan, ada sesi khusus agar peserta dapat praktik langsung pengetahuan yang diperoleh secara aplikatif.
M. Ghufron Hadi, Ketua PC IPNU Kabupaten Pamekasan menuturkan, acara ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelajar dan santri dalam bidang desain grafis, videografi, serta fotografi. Karena itu, lanjut Ghufron, panitia menghadirkan pemateri dari MPJ dan praktisi media profesional.
Madrasah Media ini, lanjut Ghufron, merupakan langkah perdana yang diselenggarakan oleh IPNU-IPPNU di Madura, khususnya di kabupaten pamekasan.
“Kami sangat berterimakasih terhadap semuanya, karena program-program kerja Lembaga Pers dan Penerbitan (LPP, Red), Departemen Jaringan Komunikasi dan Informasi (DJKI, Red) PC IPNU-IPPNU [Pamekasan] bisa diterima dengan baik. Ini perdananya IPNU-IPPNU [Pamekasan] mengadakan kolaborasi dengan MPJ regional Madura Raya yang dilaksankan di kabupaten pamekasan, dan semoga niatan-niatan baik yang pada hari ini dikolaborasikan dengan MPJ ini tidak hanya selesai pada hari ini,” ujarnya.
Ketua umum MPJ, M. Zainul Arifin, berharap agar kegiatan ini bisa memberikan manfaat besar dan menjadi inspirasi bagi pelajar NU dan juga media-media pondok pesantren yang yang ada di Madura.
“Semoga dengan adanya Madrasah Media ini menjadikan semangat bagi semua media, bukan khususnya di Pamekasan, namun umumnya di Madura. Kenapa Madura Raya? Karena menjadi satu kesatuan, bukan hanya di Sampang namun semuanya merupakan satu kesatusn di Madura,” imbuhnya.
Reporter: Asrafi
Editor: Redaktur

