NEWS

Refleksi HSN 2025: Fatayat NU Ranting Plakpak Ziarahi Maqbarah KH. Ridwan Abdullah, Pencetus Lambang NU

PAMEKASAN — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025, Pimpinan Ranting Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, melaksanakan ziarah ke Maqbarah KH. Ridwan Abdullah, ulama besar pencetus lambang Nahdlatul Ulama, Ahad (19/10/2025).

Ziarah tersebut menjadi bentuk penghormatan dan refleksi atas perjuangan para masyayikh dalam mempertahankan kemerdekaan setelah diserukannya Resolusi Jihad oleh Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari, Muassis (pendiri) Nahdlatul Ulama, di Surabaya.

Ketua Fatayat NU Kecamatan Pegantenan yang juga memimpin rombongan menyampaikan bahwa para ulama, khususnya di lingkungan Nahdlatul Ulama, merupakan sosok pejuang sejati. Mereka tidak hanya berkhidmat dalam organisasi, tetapi juga mendedikasikan seluruh hidupnya untuk agama, bangsa, dan negara.

“Ziarah ini menjadi refleksi peringatan Hari Santri 2025, di mana kita mengenang kembali jasa para pahlawan dan ulama yang berjuang merebut kemerdekaan setelah diserukannya Resolusi Jihad oleh Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari bersama para santri di Surabaya,” ujarnya.

Ia menambahkan, ziarah ke makam para ulama juga menjadi sarana spiritual untuk meneladani semangat perjuangan mereka.

“Banyak ulama kita, terutama yang berada di jajaran Nahdlatul Ulama, telah mendedikasikan hidupnya untuk agama, bangsa, dan negara. Karena itu, menziarahi maqbarah mereka adalah bentuk penghormatan dan rasa terima kasih. Termasuk ziarah ke makam KH. Ridwan Abdullah, pencetus lambang NU,” terang Wakil Ketua PC Fatayat NU Pamekasan tersebut.

Ziarah ditutup dengan doa bersama, disertai harapan agar para ulama mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta agar nilai-nilai perjuangan mereka tetap hidup di hati generasi muda NU.

Adapun rute ziarah Fatayat NU Ranting Plakpak mencakup tiga titik utama, yakni Maqbarah Syaikhona Kholil Bangkalan, Maqbarah Sunan Ampel Surabaya, dan Maqbarah KH. Ridwan Abdullah, yang kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke kantor PBNU lama di Surabaya.

Reporter: Bibur
Editor: Redaktur