News

Respons Kelangkaan BBM, PCNU Pamekasan Desak Pemerintah Bertindak

PAMEKASAN – Antrean truk dan angkutan umum mengular di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Pamekasan akibat kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya jenis solar.

Kondisi tersebut meresahkan masyarakat, sehingga menjadi perhatian Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan. Hal itu diungkapkan K. Ihsan Ikhwani, Sekretaris PCNU Kabupaten Pamekasan, Selasa (27/10/2026), di kantornya, Jl. R. Abd. Aziz, No. 95 Jungcangcang, Pamekasan, Jawa Timur.

Menurut kiai asal Tlanakan, Pamekasan itu, kelangkaan BBM sangat menganggu terhadap aktivitas masyarakat secara umum. Pihaknya mendesak pemerintah, agar segera bertindak dan mencari solusi atas persoalan kelangkaan tersebut.

“Pemerintah harus segera mencarikan solusi dalam kelangkaan BBM ini, karena hal itu sangat menganggu dan menghambat stabilitas ekonomi, pendidikan, sosial dan tentu juga menganggu para pekerja yang ingin menyambung hidupnya,” ujar Kiai Ihsan.

Alumnus Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bettet Pamekasan itu mengaku prihatin atas kelangkaan BBM yang menyebabkan antrean, hampir di semua SPBU di Pamekasan tersebut.

“Kami sangat prihatin melihat antrean panjang di salah satu SPBU yang mengular hingga satu kilometer lebih. Pemerintah harus gerak cepat, hal ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut,” pungkasnya, dengan tegas.


Reporter: Aboonk
Editor: Ahnu