NEWS

Risma, Apapun Jabatannya, Perempuan Tetap Ibu Rumah Tangga

SURABAYA — Walaupun mempunyai segudang jabatan ataupun pangkat yang sangat luar biasa di mata manusia, seorang perempuan jika sudah memasuki ranah keluarga, maka perempuan itu tetaplah sosok ibu rumah tangga yang harus menuntaskan tugasnya.

Begitulah prinsip yang disampaikan oleh Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya, pada acara EMTEK Goes To Campus 2019.

“Segudang apapun jabatan perempuan, kalau sudah ada di rumah tetap harus menuntaskan tugasnya sebagai ibu rumah tangga,” ucapnya di depan para peserta, Kamis (07/11/2019), di Lidah Wetan Universitas Surabaya (UNESA).

Dalam acara tersebut, Risma sedikit menyinggung aktivitasnya di rumah.

“Saya walaupun waktunya padat, tapi kalau ada di rumah pagi-pagi, ya tetap harus nyetrika baju suami, nyiapin sepatunya. Jangan karena kita punya jabatan, ambil seenaknya meninggalkan peran ibu rumah tangga,” tuturnya sambil diiringi tepuk tangan meriah peserta.

“Bahkan ketika saya ingin nyetel TV, tapi ketika sudah pertama kali yang nyetel anak saya, maka saya harus ngalah. Bukan serta-merta jadi wali kota, saya ambil remot seenaknya,” imbuhnya.

Kendati harus menuntaskan tugasnya di kantor, bagi Risma keluarga tetap menjadi bagian penting yang juga harus dirawat.

“Berhubung saya menjadi Wali Kota Surabaya juga restu dari keluarga, maka saya juga ngatur waktu untuk mereka. Tapi, tidak meninggalkan kewajiban warga Surabaya,” tegasnya.

Selain membahas tentang peran perempuan dalam berkeluarga, wanita yang baru saja diberikan gelar doktor oleh Tongmyong Univercity, Busan, Korea Selatan tersebut, juga mengajak kaum milenial memahami betul era disrubsi informasi.

“Jangan lagi percaya, apalagi menyebarkan hoax. Bagi kaum millenial manfaatkan betul adanya informasi,” ajaknya.

Menurut Risma, melalui pesatnya perkembangan teknologi, sebagian besar warga Surabaya mulai memperpersiapkan diri menghadapi tantangan pasar global ke depan.

“Alhamdulillah, akhir-akhir ini masyarakat kami sudah mulai condong untuk mempersiapkan ekonomi kreatif, utamanya melalui basis online. Itu sangat membantu kemajuan Kota Surabaya,” ujarnya.

Ia juga berharap, semua perjuangannya bisa di rasakan betul oleh rakyatnya.

“Cita-cita saya besar, yaitu ingin memajukan Kota Surabaya dan masyarakatnya merasakan kemajuan itu,” pungkas Risma.

Kegiatan tahunan tersebut dihadiri oleh Pratiwi Kusuma (news anchor) , Reza (news anchor) Ramadhansyah, Pandji Prawigaksono (stand-up comedian), Abimana (aktor), Pevita Pearce (aktris), dan dihadiri oleh 3000 Mahasiswa se-Indonesia.


Reporter: Syarofi
Editor: Ahnu