NEWS

Tahun Politik, Jokowi Ajak Muslimat Jaga Ukhuwah

JAKARTA — Presiden Repulik Indonesia, Joko Widodo atau yang lebih dikenal Jokowi, mengajak seluruh warga Muslimat NU tetap jaga ukhuwah menghadapi Pemilu 17 April mendatang.

“Terkadang ada yang karena beda pilihan, baik pemilihan bupati, gubernur, ibu-ibu dirumah saling bermusuhan, saling tidak sapa, tidak mau ke majelis ta’lim. Apalagi persoalan pilpres, Loh. Loh. Loh. Loh. Loh,” katanya saat memberikan sambutan pada Harlah Muslimat NU ke-73 di GBK, Ahad (27/01/19).

Sebelumnya, Jokowi sapa semua warga dengan sapaan lokalnya. “Yang dari jawa Tengah dan (Jawa. Red.) Timur, suku ngijang. Yang dari Jawa Barat, sampurasun. Lampung dan Palembang tape’pun. Di Jakarta, selamat pagi. Medan, horas. Dan banyak lagi bahasa daerah lainnya,” imbuhnya.

Jokowi menegaskan, Indonesia besar dan penuh keberagaman. “Saya tahu yang hadir di sini dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote. Inilah Negara Indonesia yang sangat besar: 260 juta, 149 juta dari pulau Jawa. Jadi, jangan sampai pecahkan karena perbedaan,” tuturnya diiringi tepuk tangan hadirin.

Orang nomer satu di Indonesia tersebut juga menghimbau Muslimat NU harus menjadi sosok muslim yang memberikan panutan.

“Kita tahu negeri ini juga terdiri 17 ribu pulau dari sabang sampai Merauke. Selain itu merupakan penduduk Islam terbesar di Indonesia. Maka, Muslimat harus memberikan suri tauladan, jangan memberikan ujaran kebencian dan hoax, tetap junjung ukhuwah, dan jaga toleransi,” ajaknya.

Di akhir sambutannya, Jokowi berharap Muslimat terus berperan aktif menjaga keutuhan NKRI. “Selamat hari lahir yang ke-73. Semoga Muslimat NU tambah berkah, semakin meneguhkan nilai-nilai Aswaja, dan menjaga keutuhan bangsa,” harapnya.


Reporter: Syarofi
Editor: Ahnu