PAMEKASAN – Tim sepak bola Pondok Pesantren (PP) Al-Jawahir, Pegantenan, Pamekasan berhasil mengandaskan keinginan tim sepak bola PP Al-Arief, Gili Raja, Gili Genting, Sumenep, untuk berlaga pada babak 16 besar Liga Santri Nusantara (LSN) Regional IV Madura, Jawa Timur, Rabu (23/08/2018) di lapangan Sedandang.
Al-Arief yang datang dari kepulauan itu, sempat unggul lebih awal melalui tendangan keras Darsuki, pemain bernomor punggung 9, di menit 21. Sementara Al-Arief unggul 1-0.
Keadaan menjadi berubah di menit 24. Klub dengan kostim serba hitam itu melakukan serangan balasan. Muhammad Taufiq yang bernomor punggung 57 memanfaatkan kemelut di mulut gawang. Si kulit bundar menggetarkan jala gawang Al-Arief. Skor menjadi imbang: 1-1.
Di menit ke-29, Khotiburrohman menambah keunggulan Al-Jawahir. Melalui kaki kanannya ia melesatkan bola dari pojok kotak penalti. Keunggulan berbalik menjadi 2-1 untuk Al-Jawahir.
Menit 30, pemain Al-Arief menjatuhkan pemain Al-Jawahir di kotak penalti. Pengadil lapangan menunjuk titik putih. Fahrur Rosi, sang eksekutor, memanfaatkannya dengan baik dan bola bersarang di gawang yang dijaga Abi Dila.
Setelah turun minum, menit 48 giliran Khoirul menyumbangkan keunggulan Al-Jawahir. Umpan matang dari pemain nomor punggung 39 dimanfaatkan dengan baik oleh sang kapten. Keunggulan Al-Jawahir menjadi 4-1.
Unggul 4-1 tidak menjadikan Al-Jawahir menurunkan tensi permainannya. Pada menit ke-53 sang kapten menggiring bola dari tengah lapangan. Di kotak penalti ia tembakkan bola dengan keras. Meski sempat membentur mistar gawang, tapi bola berhasil menggetarkan jala lawan. Skor berubah 5-1.
Gol terakhir Al-Jawahir diciptakan oleh Fathor Rozi di menit 65. Pemilik nomor punghung 93 itu berhasil lolos dari kawalan pemain belakang Al-Arief. Skorpun berubah menjadi 6-1. Skor ini bertahan sampai wasit meniup peluit panjang.
Dengan kemenangan ini, Al-Jawahir dipastikan melenggang ke babak 16 besar.
Reporter: Ahnu
Editor: Hassan Al-Mandury
