PAMEKASAN — Ziarah maqbarah atau ziarah kubur memperingati Harlah ke-97 NU memasuki zona lima atau edisi kelima.
Kegiatan tersebut berlangsung di Astah KH Sayuti Mukhtar Pondok Pesantren Ummul Quro, Plakpak, Pegantenan, Pamekasan, Ahad (22/03/2020).
KH Fauzan Lailurrahman, Pengasuh Pondok Pesantren Ummul Quro sekaligus tuan rumah merasa bangga dan berharap kegiatan tersebut bisa istikamah dilakukan.
“Saya sangat berbangga hati dan berterima kasih atas diadakannya kegiatan ziarah maqbarah ini dan berharap kegiatan ini tetap berkelanjutan,” ungkap KH Fauzan Lailurrahman.
Menurutnya, kegitan ziarah bisa menyatukan jiwa dengan orang yang sudah meninggal dan berharap keberkahan guna lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Dengan mengunjungi asta atau kuburan orang-orang shalih, kita bisa mengingat mati dan berharap keberkahan untuk meningkatkan keimanan kepada Allah,” terangnya.
Sementara itu, Ketua PCNU Pamekasan, KH Taufik Hasyim, dalam sambutannya mengatakan, asta yang dikunjungi kali ini (KH. Sayuti Mukhtar. Red.) merupakan ulama yang dzahiron wa bathinan (lahir batin) NU bahkan wafatnya pun dalam keadaan ber-NU.
“Kita berharap barakah dari beliau karena perjuangan beliau di NU sangat besar, sehingga kita patut mengapresiasi dengan memohon doa untuknya, dengan harapan kita bisa melanjutkan perjuangannya,” Tegas Pengasuh Pondok Pesantren Sumber Anom, Angsanah, Palengaan, Pamekasan tersebut.
Kegiatan tersebut diikuti oleh semua jajaran Tanfidziyah dan Syuriah, serta Badan otonom (Banom) se-Kecamatan Pegantenan.
Setelah ziarah, rombongan berlanjut ke Asta Pondok Pesantren Miftahul Ulum Padukowan Kiai Muzammil Bicorong, Pakong, Pamekasan, Jawa Timur.
Reporter: Bibur
Editor: Syafi’i

