NEWS

13.557 Warga NU Geruduk Mapolres Pamekasan

PAMEKASAN – Sebanyak 13.557 Warga Nahdlatul Ulama atau Nahdliyin Pamekasan mendatangi Markas Kepolisian Resor (Mapolres) setempat, Jumat siang (09/10/2020), di Jl. Stadion, Barurambat Kota Pamekasan, Jawa Timur.

Aksi bertajuk “Gerakan 9 Jumat Pon” itu dimaksudkan menagih janji Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pamekasan, terkait penyelidikan kasus pemilik akun Facebook bernama Muhammad Izzul yang menghina KH. Taufik Hasyim, Ketua PCNU Pamekasan dengan menyebut sebagai simpatisan PKI.

Miftahul Munir, Koordinator Massa Aksi menyebutkan, jumlah massa aksi yang datang berdasarkan laporan Lembaga, Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama Pamekasan, serta Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) dan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) se-Pamekasan, melampaui batas awal.

“Jumlah massa yang datang melampaui batas sepuluh ribu, sebagaiamana laporan awal masing-masing Lembaga, Banom, MWCNU dan PRNU se-Pamekasan,” jelas Sekretaris Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pamekasan itu.

Sementara itu, KH. Zainul Hasan, Koordinator Umum “Gerakan 9 Jumat Pon” menuturkan, seluruh massa yang hadir bisa dikendalikan, sehingga aksi berjalan lancar, sesuai harapan para masyayikh PCNU Pamekasan.

“Kami hadir ke Mapolres Pamekasan dengan damai, tidak ada anarkis, rasis dan semacamnya, karena tujuan kedatangan kami hanya untuk menagih janji Kapolres Pamekasan soal penyelidikan kasus Muhammad Izzul yang telah menghina Ketua PCNU Pamekasan,” jelasnya.

Usai menyampaikan aspirasi, massa aksi membubarkan diri dengan tertib, diiringi pembacaan Shalawat Asyghil.


Reporter: Aboonk
Editor: Ahnu