PAMEKASAN — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan akan memberangkatkan 500 kader dalam Apel Akbar 10.000 Kader, Ijazah Kubro, dan Launching Kemandirian Jam’iyah di Pantai Bohay, Desa Bhinor, Paiton, Probolinggo, Sabtu (30/11/2019) dini hari.
Jumlah tersebut, menurut Salman Alfarisi selaku Ketua Tim Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU) PCNU Pamekasan, melebihi batas maksimal yang ditentukan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, yakni 100 orang. Penambahan ini, lanjutnya, karena dirinya mengaku mendapatkan izin Koordinatorat Pengkaderan PWNU Jawa Timur.
Hal ini disampaikan Salman saat rapat Tim PKPNU bersama pengurus NU Pamekasan, Kamis (14/11/2019) sore, di Kantor PCNU Pamekasan, Jl. R. Abd. Aziz, No. 95.
“Pemberangkatan untuk kader PCNU Pamekasan sendiri akan berangkat malam Jumat jam tujuh malam dan diperkirakan akan sampai di lokasi apel sekitar jam dua belas atau jam satu dini hari,” jelas Salman.
Meski demikian, kata Salman, pihaknya akan menggelar rapat bersama para ketua angkatan alumni PKPNU, Sabtu (16/11/2019) lusa di Aula Kantor PCNU Pamekasan. Rapat ini akan membahas teknis pemberangkatan dan penyampaian informasi berkenaan agenda apel tersebut.
Hal senada juga disampaikan Taufiqurrahman, Instruktur Wilayah PKPNU Jawa Timur. Menurutnya, permintaan penambahan jumlah peserta guna memperkuat ikatan emosional antar kader juga memberikan kesempatan kepada kader yang belum pernah ikut apel.
“Tim PKPNU Pamekasan meminta lebih 100 orang. Karena apel ini adalah momentum bagi masing-masing angkatan untuk memperkuat ikatan emosional dan memberikan kesempatan kepada para kader untuk sama-sama mengikuti Apel,” ucap mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu.
Reporter: Ahnu
Editor: Wiyono

