NEWS

Usai Pemilu, PCNU Pamekasan Ajak Masyarakat Bersama-sama Jaga Ketertiban dan Kenyamanan

PAMEKASAN – Beberapa rangkaian pemilihan umum (Pemilu) sudah dilaksanakan. Masyarakatpun sudah menyalurkan haknya melalui pemungutan suara yang dilaksanakan beberapa hari lalu. Selanjutnya, hanya menunggu pengumuman resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) tentang para pemenang pada pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan ini.

Di tengah menunggu pengumuman perolehan Pemilu, sebagai warga negara harus menjaga kenyamanan dan keamanan serta tidak mudah terprovokasi pihak-pihak yang berusaha mengadu domba antara sesama anak bangsa hanya karena perbedaan pilihan.

Hal ini disampaikan oleh KH Taufik Hasyim, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan saat ditemui di kantornya, Jl. R. Abd. Aziz, No. 95.

“Pemilu ini adalah rutinitas dalam memilih pemimpin tiap lima tahun sekali yang diatur undang undang, dan karena ini lima tahun sekali, maka sangat mungkin lima tahun lalu pilihannya sama dan sekarang berbeda demikian sebaliknya,” ucap Kiai Taufik.

Jika dikembalikan pada takdir Tuhan, menurut Kiai Taufik, maka siapapun pemenangnya sudah kehendak dan takdir yang Maha Kuasa. Sebagai manusia, tidak ada satupun yang bisa menolak kehendak Allah SWT.

“Mari sekarang kita kembali pada kehidupan normal seperti sebelum Pemilu, yang jadi pedagang kembali berdagang, yang jadi pegawai kembali ke kantornya, yang jadi guru mari kembali ke sekolah. Intinya mari kembali beraktivitas seperti semula untuk melanjutkan proses kehidupan sesuai dengan cita-cita bersama,” ajak Kiai Taufik.

Rektor Institut Agama Islam Miftahul Ulum (IAIMU) Pamekasan ini melanjutkan, jika dalam pelaksanaan Pemilu tahun ini dianggap ada kecurangan, maka selesaikan melalui mekanisme yang ditetapkan oleh negara, yaitu melaporkan kecurangan tersebut kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan Mahkamah Konstitusi (MK), bukan dengan menampakan kebencian dan permusuhan yang justru bisa menimbulkan perpecahan sesama warga yang tidak diinginkan.

“Kepada semua tokoh agama, tokoh masyarakat, mari bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan agar masyarakat bisa bekerja dengan tenang dan bisa beribadah dengan khusyuk serta menjalankan kehidupan sehari-hari dengan penuh kebersamaan dan kekeluargaan,” pungkasnya.


Reporter: Ahnu

Editor: Redaktur