PAMEKASAN – Memperingati Hari Santri (HSN) 2026, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kabupaten Pamekasan menggelar lomba kaligrafi di aula lantai 2 Kantor PCNU Kabupaten Kabupaten Pamekasan, Selasa (13/10/2026). Selain memperingati HSN, kegiatan ini juga bertujuan menciptkan ruang bagi santri dan generasi muda untuk mengembangkan kreativitas seni Islami.
Tidak hanya itu, lomba tersebut menjadi salah satu bentuk kegiatan yang memadukan nilai keagamaan dan ekspresi seni. Melalui kegiatan ini, peserta didorong menyalurkan kemampuan dalam menulis ayat-ayat Al-Qur’an dengan memperhatikan keindahan bentuk huruf, komposisi, serta kaidah penulisan kaligrafi.
Ketua Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) PCNU Kabupaten Pamekasan, Musannan, mengatakan lomba kaligrafi bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan juga sarana untuk menumbuhkan kreativitas dan kecintaan generasi muda terhadap seni Islam.
“Lomba kaligrafi ini menjadi salah satu cara untuk memberikan ruang kepada santri dan generasi muda dalam mengekspresikan kreativitas melalui seni yang memiliki nilai keislaman. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya melahirkan karya yang indah, tetapi juga menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan seni budaya Islam,” ujar Musannan.
Menurutnya, kaligrafi merupakan bagian khazanah seni Islam yang perlu terus diperkenalkan dan dikembangkan, khususnya di kalangan santri. Melalui kegiatan semacam ini, pihaknya berharap generasi muda dapat mengenal warisan seni Islam sekaligus mengembangkan kemampuan berkarya secara kreatif.
Musannan menambahkan, momentum Hari Santri Nasional menjadi kesempatan untuk menunjukkan kehidupan santri tidak hanya lekat dengan tradisi pengkajian ilmu agama, tetapi juga memiliki ruang luas bagi pengembangan seni dan kebudayaan.
“Momentum Hari Santri Nasional ini perlu kita manfaatkan untuk menghidupkan seni dan budaya Islam di kalangan generasi muda. Melalui kaligrafi, nilai-nilai keislaman dapat diekspresikan melalui karya yang mengedepankan keindahan, ketelitian, dan kreativitas,” lanjutnya.
Penyelenggaraan lomba ini, kata Musannan, diharapkan dapat mendorong tumbuhnya minat terhadap seni kaligrafi di lingkungan pesantren dan lembaga pendidikan. Selain menjadi ajang unjuk kemampuan, kegiatan tersebut juga dapat membuka ruang bagi peserta untuk saling mengenal, belajar, dan mengapresiasi karya seni Islami.
Melalui lomba kaligrafi dalam rangka Semarak HSN 2026, PCNU Kabupaten Pamekasan berharap semangat Hari Santri dapat diwujudkan melalui kegiatan positif yang mengembangkan potensi santri di bidang seni dan budaya. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar menjaga tradisi keislaman agar tetap hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman.
Reporter: Risma
Editor: Redaktur

