PAMEKASAN – Memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Lembaga Pendidikan Ma’arif (LP Ma’arif) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan menggelar kegiatan Akselerasi Digital Pendidikan Sekolah dan Madrasah pada Selasa (13/10/2026) di Aula Microteaching PCNU Kabupaten Pamekasan.
Kegiatan tersebut menjadi upaya LP Ma’arif PCNU Kabupaten Pamekasan untuk mendorong percepatan digitalisasi di lingkungan sekolah dan madrasah di bawah naungannya. Digitalisasi diarahkan pada pembaruan data lembaga, pengelolaan administrasi, serta pelaporan pendidikan agar lebih tertib dan sesuai dengan perkembangan kebijakan pemerintah.
Ketua LP Ma’arif PCNU Kabupaten Pamekasan, Jamiludin, mengatakan digitalisasi pendidikan merupakan kebutuhan penting yang harus mulai diterapkan oleh setiap lembaga pendidikan. Menurutnya, pemanfaatan sistem digital menjadi salah satu langkah meningkatkan efektivitas pengelolaan sekolah dan madrasah sekaligus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi.
“Digitalisasi pendidikan menjadi kebutuhan penting bagi sekolah dan madrasah di bawah naungan LP Ma’arif NU Pamekasan. Lembaga pendidikan harus mulai membiasakan diri menggunakan sistem digital, baik dalam pembaruan data sekolah, pengelolaan administrasi, maupun pelaporan pendidikan. Hal ini penting agar pengelolaan lembaga lebih efektif, tertib, dan sesuai dengan perkembangan kebijakan Kementerian Pendidikan,” ujar Jamiludin.
Ia menjelaskan, pembaruan data dan administrasi juga berkaitan dengan kesiapan lembaga pendidikan dalam mengikuti program-program pemerintah. Data yang mutakhir menjadi salah satu aspek penting memenuhi persyaratan program bantuan kementerian sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Selain meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan, pembaruan data melalui sistem digital juga menjadi salah satu aspek penting dalam memenuhi persyaratan program bantuan pemerintah. Karena itu, sekolah dan madrasah perlu memastikan data serta administrasinya selalu mutakhir agar tidak tertinggal dalam mengikuti program-program kementerian,” lanjutnya.
Melalui kegiatan tersebut, ucap Jamiludin, LP Ma’arif PCNU Kabupaten Pamekasan mendorong sekolah dan madrasah agar semakin memahami pentingnya transformasi digital dalam pengelolaan pendidikan. Penerapan sistem digital diharapkan tidak hanya membantu penataan administrasi, tetapi juga mendukung kesiapan lembaga dalam mengikuti perkembangan kebijakan dan program pendidikan pemerintah.
Jamiludin menegaskan, momentum Hari Santri Nasional 2026 perlu dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen lembaga pendidikan di bawah koordinasi LP Ma’arif PCNU Kabupaten Pamekasan dalam menghadapi perkembangan teknologi. Menurutnya, digitalisasi menjadi bagian dari upaya menyiapkan pendidikan yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan tradisi keilmuan Nahdlatul Ulama.
Ia berharap, kegiatan Akselerasi Digital Pendidikan dapat menjadi dorongan bagi sekolah dan madrasah di bawah LP Ma’arif PCNU Kabupaten Pamekasan untuk menerapkan transformasi digital secara berkelanjutan. Dengan pengelolaan data dan administrasi yang semakin baik, lembaga pendidikan diharapkan mampu meningkatkan kualitas tata kelola serta pelayanan pendidikan bagi masyarakat.
Reporter: Risma
Editor: Ahnu

