News

Korcab IPPNU Madura Dorong Sinkronisasi Kebijakan Peremajaan Usia Antar-Banom NU

PAMEKASAN – Koordinator Cabang (Korcab) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Madura, Lailan Fajriyah, mendorong sinkronisasi dan harmonisasi kebijakan peremajaan batas usia IPNU dan IPPNU dengan badan otonom (Banom) Nahdlatul Ulama (NU) lainnya.

Dorongan tersebut disampaikan Lailan dalam kegiatan Madura Leadership Forum (MLF) yang digelar IPNU-IPPNU se-Madura di Aula Lantai II PCNU Pamekasan, Jl. R. Abd. Aziz No. 95 Jungcangcang, Pamekasan, Jawa Timur, Jumat malam (30/10/2026).

Dalam forum yang diselenggarakan menjelang Kongres IPNU dan IPPNU 2026 tersebut, Lailan menilai pembahasan strategis organisasi tidak semestinya hanya berpusat pada persoalan pembatasan usia, tetapi juga mencakup penguatan kaderisasi dan harmonisasi kelembagaan.

“Jika melihat perjalanan Kongres IPNU dan IPPNU dari masa ke masa, pembahasan strategis organisasi tidak semestinya berhenti pada persoalan pembatasan usia saja, melainkan juga mencakup penguatan sistem kaderisasi, arah gerakan, dan harmonisasi kelembagaan dengan Banom NU lainnya,” ujar Lailan.

Ia juga mendorong Pimpinan Pusat IPNU dan IPPNU mengambil peran lebih strategis dalam membangun komunikasi dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk menyelaraskan kebijakan antar-Banom.

“Pimpinan Pusat IPNU dan IPPNU perlu mengambil peran lebih strategis dengan mendorong PBNU membangun komunikasi dan sinkronisasi kebijakan bersama seluruh Banom, seperti GP Ansor, Fatayat NU, dan badan otonom lainnya,” tegasnya.


Reporter: Risma
Editor: Ary Hidayad