News

Kiai Misbah: Tiga Pilar Pendidikan Wajib Serius!

PAMEKASAN – Untuk menyukseskan pendidikan di lingkungan NU, tiga pilar pendidikan harus benar-benar serius. Yakni, guru, orangtua, dan siswa.

Demikian ditegaskan Wakil Rais Syuriah PCNU Pamekasan, KH Misbahul Munir, saat memberikan mau’idzah hasanah dalam acara Purnawiyata SMP-SMA Ma’arif 1 Pamekasan, Desa Terrak, Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Senin (18/06/2018) malam.

Pengasuh Pesantren Miftahul Ulum Kebun Baru Pamekasan tersebut menyatakan, ketika ketiga pilar pendidikan tersebut bersatu padu dalam mengkristalkan pendidikan, maka secara otomatis kemajuan bakal diraih dengan sendirinya.

Kiai Misbah juga memaparkan pentingnya mempunyai ilmu yang bermanfaat dan barokah. Itu tidak lepas dari cara memperoleh ilmu sebagaimana yang disampaikan ulama dalam kitab Ta’limul Muta’allim, yaitu

 ذكاءوحرص واصطبار وبلغة # وارشاداستاذ وطول زمان

Selain dari itu, tambah Kiai Misbah, kita sebagai warga NU lebih-lebih siswa yang berada di lembaga pendidikan yang dinaungi LP Ma’arif NU ini agar sama-sama menguasai ilmu agama dan ilmu umum. Tujuannya, supaya tidak timpang dan bisa menemukan kebahagian dunia-akhirat.

Seperti yang sering kita harapkan dalam setiap doa yaitu

ربنا في الدنيا حسنة وفي الاخرة حسنة وقنا عذاب النار,”.

Sementara itu, ketua panitia Ainul Ghurri mengatakan sangat terharu dan senang serta bahagia karena acara yang sudah lama dipersiapkan tersebur berjalan sesuai rencana. Lebih-lebih karena dihadiri oleh Ulama NU Pamekasan yaitu KH. Misbahul Munir yang menjabat sebagai Wakil Rais PCNU Pamekasan sekaligus Pengasuh Pesantrenn Miftahul Ulum Kebun Baru.

“Semoga SMP dan SMA Maarif 1 Pamekasan akan mendapat barokah dari para Muasais NU. Amin,” tukasnya.

Selaim diikuti oleh ribuan nahdliyin, dalam acara tersebut tampak pula beberapa tokoh penting, di antaranya Ketua PC LP Maarif NU Pamekasan, Ketua MWCNU Tlanakan, Ketua MKKS Pamekasan, Sekretaris Bappeda Pamekasan, pejabat Kominfo, penfurus PW IKAPMII Jawa Timur, Pengawas SMA Kabupaten Pamekasan, dan beberapa tokoh yang lain.


Reporter: Anam
Editor: Ahnu


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *