PAMEKASAN – Wakil Katib Syuriah PCNU Pamekasan, KH. Modarris atau akrab disapa Gus Darris, menjadi korban hoaks di media sosial. Foto Gus Darris diedit sedemikian rupa, terkait dengan pencalonan kembali dirinya, sebagai anggota DPRD Kabupaten Pamekasan.
Dalam foto yang beredar, foto Gus Darris diedit menggunakan jas warnah merah berlambang partai politik berkepala banteng. Di belakang foto editan tersebut, terpampang foto pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf. Selain itu, dalam gambar tersebut terpampang model surat suara Pemilu 2019 berwarna biru bertuliskan Dapil 12 Tuban-Bojonegoro, serta nomor urut Caleg 1 bernama Go Tjong Ping.
Gus Darris, kepada NU Online mengatakan, pelaku editing gambar tersebut sudah sangat keji. Bahkan dengan sengaja ingin menjatuhkan martabat dirinya sebagai tokoh masyarakat dan juga pengurus Nahdlatul Ulama Cabang Pamekasan.
“Saya anggap itu perbuatan keji, apalagi gambar tersebut disebarkan menjadi informasi yang bohong dan mengandung fitnah di dalamnya,” terang Gus Darris, Jumat (4/1/2019).
Gus Darris mengaku tidak akan diam atas apa yang menimpa dirinya. Bahkan, dirinya sudah mengantongi identitas pelaku dan penyebar gambar hoaks tersebut. Gus Darris masih menunggu itikad baik dari pelaku dan penyebar gambar hoaks tersebut, untuk meminta maaf secara pribadi ataupun secara publik. Jika tidak ada itikad baik, maka dirinya tidak segan-segan untuk menempuh cara lain.
“Terakhir akan saya laporkan ke pihak bewajib, jika pelakunya tidak minta maaf. Sekarang saya masih menunggu itikad baiknya,” ungkapnya.
Penulis : Taufiqurrahman
Editor :

