News

PCNU Pamekasan Minta Conten Creator Madura Tak Tampilkan Hal Berbau Pornografi

PAMEKASAN — Akhir-akhir ini di Madura banyak bermunculan content creator atau pembuat konten digital. Beraneka tema diangkat dalam konten video yang mereka buat, mulai tema komedi, agama, sosial dan lainnya. Tapi, tak jarang para pembuat konten menyelipkan adegan dan dialog berbau pornografi.

Menurut Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan, KH. Taufik Hasyim, kemunculan para pembuat konten tersebut merupakan hal positif yang perlu diapresiasi, karena menjadi indikasi kreatifitas masyarakat Madura.

Meski demikian, beberapa content creator Madura perlu memperbaiki konten yang dibuat. Pasalnya, menurut Kiai Taufik, sebagian pembuat konten kadang mengabaikan nilai-nilai budaya Madura, yang dikenal sangat religius, hanya demi sebuah konten yang lucu.

“Hingga kadang hal-hal berbau pornografi diangkat dijadikan konten hanya demi lucu-lucuan. Ini miris,” papar Pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Ulum Sumber Anom, Angsanah, Palengaan, Pamekasan, Senin pagi (18/07/2022).

Oleh karena itu, alumnus Ma’had Riyadhul Jannah, Roseifah, Makkah, Arab Saudi ini meminta agar para pembuat konten tetap produktif dan kreatif, tapi harus berada dalam koridor budaya Madura dan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya warisan leluhur.

“Buatlah konten yang mendidik, misalnya tentang pentingnya pendidikan, menumbuhkan sikap optimisme, dan lain-lain. Kalau hal berbau porno itu tidak mendidik,” lanjut Kiai Taufik.

“Sekali lagi, kami minta agar video-video yang seperti itu tidak selalu menggambarkan hal-hal porno,” pungkasnya.


Reporter: Ahnu
Editor: Redaktur