NEWS

Abah Moensif Akan Hadiri Pelantikan Pengurus PMII STAI-MU Pamekasan

MALANG — Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum (STAI-MU) Pamekasan mendatangi kediaman KH. Moensif Nahrawi, salah satu di antara 13 pendiri PMII yang masih hidup, di Jl. Bungkuk, No. 13, Singosari, Malang, Rabu (06/11/2019).

Kedatangan para aktivis mahasiswa itu bertujuan mengundang Abah Moensif, sapaan akrabnya, pada pelantikan PK PMII STAI-MU Pamekasan peride 2019-2020 Jum’at (22/11/2019) mendatang di Aula Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan.

Misbahul Umam selaku ketua panitia mengatakan, tujuan mendatangkan Abah Moensif guna membangun ghirah para mahasiswa dalam berproses di PMII dan juga belajar histori perjalan beliau ketika mendirikan PMII dan berproses di organisasi kemahasiswaan berhaluan Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) An-Nahdliyah itu.

Sementara itu, Abah Moensif mengaku sangat bersemangat ketika dirinya mendapat undang kegiatan dari Pengurus Rayon maupun Pengurus Komisariat, karena di tingkatan kepengurusan tersebut kaderisasi PMII dimulai, dan para calon penerus perjuangannya ada di tingkatan itu.

“Saya sangat senang jika bertemu pengurus dan calon-calon anggota, karena tahap inilah kalian mengabdi dan berjuang,” papar Abah Moensif.

Kiai yang kini berusia 84 tahun itu mengatakan, akan mengajak para pengurus bernostalgia tatkala dirinya bersama kedua belas pemuda Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) yang lain mendirikan PMII.

“Sebelum acara ini dimulai, saya ingin menceritakan dan ingin berbincang-bincang dengan Pengurus Komisariat,” ungkapnya.

Selain itu, Abah Munsif juga mengajak para kader dan calon anggota agar selalu mengamalkan ilmu-ilmu yang diperoleh selama berproses di PMII. Ia berharap, setelah mereka selesai berproses supaya selalu mengabdikan ilmunya di masyarakat, khususnya NU.

“PMII berdiri karena pemuda NU, ilmu PMII adalah ilmunya NU,” tegasnya.


Reporter: Muhammad Wasil (NUO.19-003)
Editor: Ahnu