NEWS

Akompol Sataretanan Cara PMII Rayon Tarbiyah IAIN Madura Perkuat Loyalitas

PAMEKASAN — Pengurus Rayon (PR) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Fakultas Tarbiyah IAIN Madura menggelar acara Akompol Sataretanan bersama para pengurus, kader dan anggota di depan Gedung Rektorat IAIN Madura, Rabu malam (27/02/2019).

Acara dengan tema “Masettong Ateh Dha’ ka PMII” tersebut dihadiri oleh Habibi El-Kaf yang bertindak sebagai pembicara. Hadir Ach. Faisal Dzat selaku Ketua Komisariat PMII IAIN Madura, pengurus komisariat, perwakilan seluruh rayon di bawah koordinasi PMII IAIN Madura, dan Kopri Rayon Fakultas Tarbiyah.

Sebelum memasuki acara inti yang digagas oleh biro Hubungan Masyarakat (Humas) tersebut, mereka membaca Surat Yasin dan berdoa bersama untuk kesembuhan Moh. Maltuf, Ketua Rayon Fakultas Tarbiyah yang kini tengah menjalani pengobatan di salah satu rumah sakit di Pamekasan.

Dalam sambutannya, Ach. Faisal Dzat memberi arahan agar semua warga pergerakan IAIN Madura kembali aktif menjalankan tugasnya.

“Ayok le’ ale’ (adik-adik. Red.) khususnya pengurus (Rayon. Red.) Fakultas Tarbiyah turut aktif kembali menjalankan tugas yang di emban agar (Rayon. Red.) Fakultas Tarbiyah yang unggul secara kuantitas ini tidak mati suri,” tutur Faisal, sapaan akrabnya.

Ke depan, ia berharap semua pengurus PMII Fakultas Tarbiyah memberikan gerakan yang masif dan positif demi kebesaran PMII.

“Kaderisasi adalah prioritas, gerakan adalah totalitas. Maka dalam hal ini, berharap semua pengurus dan anggota bisa totalitas dalam memberikan gerakan yang positif untuk kebesaran PMII,” ucap Faisal penuh harap.

Sementara itu, Habibi El-Kaf selaku oembicara dalam acara tersebut mengajak para kader dan anggota PMII Rayon Fakultas Tarbiyab kembali menunjukkan taringnya.

“Walaupun Lek Maltuf sekarang masih sakit, maka semuanya harus merangkul satu sama lain mengingat PMII di Fakultas Tarbiyah ini memiliki kader-kader yang sangat berpotensi,” tuturnya.

Mahasiswa yang Pernah meraih juara 1 debat se-Jawa-Bali 2018 tersebut juga memberikan dorongan agar kader dan anggota PMII tidak terlena dengan arus zaman.

“Mengikuti zaman boleh, tapi jangan sampai terlena oleh derasnya arus zaman. Karena bila hal itu terjadi, maka akan menerobos segalanya termasuk persaudaraan,” pungkasnya.


Reportet: Syarofi.
Editor: Ahnu