PAMEKASAN — Sebagai salah satu upaya menjawab tantangan era digital, Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan menggandeng Media NU Pamekasan membahas dakwah digital, Ahad (14/11/2021), di Kediaman KH. Syuhada Ibrahim, Kelurahan Panempan, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan.
Pembahasan dakwah digital pada rapat bulanan tersebut merupakan tindak lanjut hasil Musyawarah Kerja (Musker) pertama PCNU Pamekasan, Sabtu 16 Oktober lalu, di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Sumber Anom, Angsanah, Palengaan, Pamekasan.
KH. Syuhada Ibrahim, Ketua LDNU PCNU Pamekasan mengatakan, digandengnya Media NU Pamekasan lantaran jangkauan media online milik PCNU Pamekasan ini mempunyai jangkauan yang luas. Apalagi, lanjut Kiai Syuhada, fans page resmi PCNU Pamekasan dan Media NU Pamekasan diikuti oleh puluhan ribu pengguna Facebook
“Jadi, nanti akan ada perwakilan dari LDNU (Pamekasan, Red.) yang akan membacakan kitab-kitab kuning dan disiarkan melalui media sosial oleh Media NU Pamekasan,” jelas pengasuh Yayasan dan Pesantren As-Sholihin Panempan tersebut.
Dosen Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Miftahul Ulum (IAI-MU) Pamekasan itu melanjutkan, ada beberapa pengurus yang ia tunjuk mengisi kajian kitab kuning. Tidak hanya itu, Kiai Syuhada juga akan sowan ke beberapa pengasuh pesantren agar kegiatan ngaji kitab kuning dapat disiarkan oleh Media NU Pamekasan.
“Nanti saya yang akan sowan ke para kiai pesantren untuk memohon izin agar ketika mengisi kajian kitab kuning dapat kita siarkan melalui Media NU Pamekasan,” tegasnya.
Menanggapi kerja sama tersebut, Pemimpin Redaksi Media NU Pamekasan, Muhammad Ahnu Idris, mengaku sangat senang. Menurutnya, langkah yang diambil LDNU PCNU Pamekasan harus direspon positif.
“Ini sejalan dengan keinginan PCNU Pamekasan yang menginginkan agar Media NU Pamekasan tidak hanya menjadi sumber informasi, tapi juga menjadi media dakwah PCNU Pamekasan,” imbuh Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Palengaan itu usai mengikuti rapat tersebut.
Selain membahas dakwah digital, rapat tersebut juga membahas tentang: kaderisasi seribu calon dai, penyusunan teks khutbah jumat, audisi dai, kerja sama internal maupun eksternal, “stikerisasi” rumah-rumah nahdliyin dan halaqah dakwah dan “agen dai”.
Reporter: Wasil
Editor: Redaktur

