SAMPANG — Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Raden Segoro Sekolah Tinggi Agama Islam Nazhatut Thullab (STAI NATA) Ketapang, Sampang merayakan hari lahirnya (Harlah) yang ke-4 di Hotel Melati Ketapang, Senin (21/01/2019).
Acara yang dikemas Dialog Interaktif ini menyuguhkan beberapa materi. Salah satunya adalah sejarah berdirinya PMII Raden Segoro, yang disampaikan oleh Abd. Waffar Majelis Pembina Komisariat (MABIMKOM), dan sejarah perjalanan hidup Raden Segoro oleh Bustomi, Sejarawan Madura.
Abd. Rahman selaku Ketua Umum PC PMII Sampang menuturkan, sejak tahun 2016 ia berencana mengadakan acara serupa yang mengulas beberapansejarah di Madura Namun, ia mengaku karena beberapankendala, acara yang direncakan tidakbterlaksana.
“Sudah kami agendakan acara yang melibatkan sejarawan seperti ini di tahun 2016 lalu, di masa-masa saya berada di (kepengurusan. Red.) komisariat. Tetapi ada kendala yang tidak mendukung. Dan Alhamdulillah saat ini sudah terbayarkan berkat kekompakan sahabat-sahabat PMII Raden Segoro,” tuturnya.
Selain itu, Suhartono selaku Ketua Komisariat mengatakan, terlaksananya acara yang digelarnya itubbertujuan menguatkan kecintaan terhadap organisasi dan solidaritas antara kader dan alumni.
“Pelaksanaan harlah yang ke empat ini, demi membangun cinta dan kesolidaritasan organisasi PMII di Kec. Ketapang. Kerena, semakin bertambahnya umur, seharusnya semakin besar pula rasa cinta dan komitmen menjaga organisasi. Dan berkat Harlah, para pendiri PMII Ketapang dapat bersua kembali satu sama lain dan bisa memberikan kontribusi yang jelas terhadap siswa dan Ormas-ormas yang lainnya. Karena kami juga berhak memperjuangkan cita-cita kemerdekaan Indonesia,” pungkasnya.
Hadir dalam kesempatan itu para pendiri PMII Raden Segoro, Ketua Umum PC PMII Sampang yang tak lain merupakan alumni PMII Raden Segoro, MWCNU Ketapang, GP Ansor, IPNU-IPPNU, OSIS, HMI dan PMII dari berbagai Komisariat di Sampang.
Reporter: Husairi
Editor: Ahnu

