JAKARTA — Rektor Universitas Ez-Zitounah Tunisia, Syekh Hichem Grissa, mengunjungi Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Jl. kramat Jaya No. 164, Senin (21/01/2019). Syekh Hichem disambut langsung oleh Ketua Umum PBNU, KH. Said Aqil Siroj.
Dalam agenda itu, Syekh Hichem dan Kiai Said menandatangi MoU atau nota kesepahaman di bidang pendidikan seperti pertukaran dosen, mahasiswa, khusunya mahasiswa doktoral.
Dikutip dari NU Online, sebelum penandatangan MoU, Kiai Said berbincang berbagai hal tentang nota kesepahaman. Kiai Said menjelaskan, masyarakat Indonesia dalam bidang fikih mengikuti Imam Syafi’i dan dalam akidah mengikuti Imam al-Asy’ari dan Imam al-Baghdadi.
Menanggapi penjelasan Kiai Said, Syekh Hichem menanggapi, masyarakat Tunis juha bermazhab Asy’ari dalam akidah, tapi bermazhab Maliki dalam fikihnya. “Al-Asyari merupaka imam umat,” tegasnya.
Dalam pertemuan itu dihadiri sejumlah pengurus tanfidziah PBNU dan sejumlah alumni mahasiswa Ez-Ziotunah.
Setelah 10 hari di Indonesia dan sudah melakukan kunjungan ke berbagai perguruan tinggi dan pesantren Syekh Hichem bergegas ke bandara guna melanjutkan kunjungannya ke Malaysia dan kembali ke Tunisia.
Reporter: Mamluatul I.
Editor: Ahnu

