PAMEKASAN – Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum (STAI-MU) Cabang Pamekasan merayakan Hari Lahir (Harlah) ke-17, Senin sore (29/11/2021), di Sekretariatnya, Desa Kacok, Palengaan, Pamekasan, Jawa Timur.
Acara bertema “Mempererat Tali Silaturahim Demi Memperkokoh Kekeluargaan” tersebut dihadiri oleh Ahmad Baikuni, Deklarator PMII STAI-MU beserta para alumni lintas angkatan.
Pada kesempatan menyampaikan arahan Baikuni menyebutkan, dalam kehidupan manusia, usia 17 tahun biasa disebut sweet seventeen, karena perubahan dari masa anak-anak ke remaja.
“Nah, bagi PMII STAI-MU, usia 17 tahun ini bisa menjadi dorongan tersendiri untuk menjadi lebih progres dengan meningkatkan kajian-kajian intelektual dan lebih memaksimalkan kaderisasi informal dan nonformal dalam aktivitas organisasi sehari-hari,” ucap Wakil Rektor II Institut Agama Islam Miftahul Ulum (IAIMU) Pamekasan itu.
Ahmadur Ilzam, Ketua Komisariat PMII STAI-MU, mengajak seluruh anggota, kader dan pengurus, agar ke depannya selalu komunikatif, tidak putus persaudaraan, serta peka dalam merespon keadaan.
“Saya berharap ke depannya agar PMII STAIMU selalu komunikatif, responsif dan solidaritas yang tidak terputus, karena PMII yang menjadikan kita bersahabat dan berkeluarga. Maka, jaga dan rawatlah melalui program-program kaderisasi demi maslahatul mursalah, serta citra diri PMII, yaitu Ulul Albab,” ajaknya.
Reporter: 09-IV.2021 (Mahrus S)
Editor: Aboonk

