News

Dua Pesan Ketua PCNU Pamekasan Memasuki Abad Kedua Nahdlatul Ulama

PAMEKASAN – Memperingati satu abad lahirnya Nahdlatul Ulama (NU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan menghelat beberapa agenda besar sejak diluncurkan bulan Oktober tahun lalu. Rabu malam (15/02/2023) bertempat di Lapangan Pegantenan, digelar resepsi puncak Harlah satu abad NU.

Ketua PCNU Kabupaten Pamekasan, KH. Taufik Hasyim, dalam sambutannya menyampaikan, ada dua hal yang harus dilakukan dan diseriusi oleh pengurus dan warga NU.

“Dua hal yang harus diperhatikan oleh seluruh pengurus dan warga NU dalam memasuki abad kedua NU, yaitu himayat al-din (menjaga agama) dan himayat al-daulah (menjaga negara)”, ucap Kiai Taufik di hadapan puluhan ribu warga NU Pamekasan.

Kiai Taufik melanjutkan, yang dimaksud menjaga agama ialah menjaga ajaran Islam yang berdasarkan Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja). Sedangkan menjaga negara yaitu tetap mempertahankan Indonesia dengan asas tunggal Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

“Salah satu tujuan didirikannya NU adalah untuk melestarikan Islam ala Ahlussunnah wal Jama’ah dan menolak aliran Wahabi serta berbagai aliran lain yang tidak selaras dengan Aswaja. Begitupun dalam menjaga negara, sejak zaman kemerdekaan hingga sekarang NU tidak pernah memberontak kepada negara, akan tetapi NU selalu setia dan menjaga Indonesia dengan asas Pancasila dan UUD 1945”, ujar pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Ulum, Sumber Anom, Angsanah, Palengaan, Pamekasan itu.

Kiai yang pernah menimba ilmu di Ma’had Riyadhul Jannah Roseifah Arab Saudi itu juga mengajak kepada seluruh warga dan pengurus NU di Pamekasan agar menjadikan NU sebagai organisasi yang nampak, manfaat dan berkahnya kepada seluruh masyarakat.

“Kepada seluruh warga dan pengurus di Kabupaten Pamekasan untuk senantiasa menjadikan NU sebagai organisasi yang nyata khidmatnya, terasa manfaat dan barakah-nya bagi keluarga dan seluruh masyarakat,” pungkas kiai lulusan Pondok Pesantren Lirboyo Kediri itu.


Kontributor: Moh. Rifdi
Editor: Ahnu