PAMEKASAN – Ekstrakurikuler Madrasah Aliyah (MA) Miftahul Ulum Bettet Pamekasan menggelar Diklat Jurnalistik di Aula Newsroom madrasah, Kamis (06/08/2026). Kegiatan bertema “Satu Pena, Sejuta Cerita, Bersama Menjadi Jurnalis Muda Berkarya” itu menghadirkan Sekretaris Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN) PCNU Kabupaten Pamekasan, Mohammad Rosi, sebagai pemateri.
Diklat tersebut diikuti anggota ekstrakurikuler jurnalistik. Materi yang disampaikan meliputi keorganisasian, manajemen peliputan, teknik penulisan berita, serta penyebaran informasi di media digital. Kegiatan itu bertujuan membekali siswa agar mampu mengelola informasi secara benar di tengah derasnya arus media sosial.
Rosi “Ada”, sapaan akrab Mohammad Rosi, mengatakan kemampuan jurnalistik menjadi bekal penting bagi pelajar, terutama dalam menyaring informasi sebelum menyebarkannya kepada masyarakat.
“Penting bagi siswa untuk belajar jurnalistik, terutama belajar memilah informasi di media sosial setelah pulang ke rumah masing-masing,” kata Rosi “Ada”.
Menurut Rosi Ada, keterampilan jurnalistik tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menulis berita, tetapi juga membangun sikap kritis, objektif, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media digital. Karena itu, siswa perlu memahami proses peliputan hingga publikasi informasi sesuai kaidah jurnalistik.
Kepala MA Miftahul Ulum Bettet Pamekasan yang diwakili Waka Kesiswaan, Ust. Ach. Fauzi, membuka kegiatan tersebut. Diklat jurnalistik menjadi agenda tahunan sebagai bagian dari pembinaan sekaligus regenerasi anggota ekstrakurikuler jurnalistik di madrasah.
Pembina Ekstrakurikuler Jurnalistik MA Miftahul Ulum Bettet, Noer Hamdisyah, mengatakan rangkaian kegiatan akan ditutup dengan pengukuhan anggota baru ekstrakurikuler jurnalistik tahun ajaran 2026–2027.
“Agenda ini juga akan diakhiri dengan pengukuhan anggota baru Ekstrakurikuler Jurnalistik MA Miftahul Ulum Bettet Pamekasan tahun ajaran 2026–2027,” ujarnya.
Ekstrakurikuler jurnalistik MA Miftahul Ulum Bettet secara rutin menggelar pendidikan dan pelatihan setiap tahun sebagai bagian dari proses kaderisasi. Selain meningkatkan kemampuan menulis dan peliputan, kegiatan itu menjadi wadah bagi siswa mengembangkan media madrasah serta menyebarkan informasi yang edukatif, akurat, dan bertanggung jawab.
Reporter: Intan
Editor: Redaktur

