NEWS

Gelar Seminar Kebangsaan, PP Karang Durin Datangkan Mantan Teroris

SAMPANG – Maraknya paham radikalisme yang dapat mengancam terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), ditanggapi serius oleh Pengasuh Pondok Pesantren (PP) Karang Durin, Tlambah, Karangpenang, Sampang. Sebagai upaya memberikan pemahaman terhadap para santri tentang bahaya Islam garis keras, pesantren tersebut menggelar “Seminar Kebangsaan”.

Hal itu disampaikan langsung oleh KH. Fauzan Zaini, Pengasuh Pondok Pesantren Karang Durin. Menurutnya, kegiatan tersebut guna membentengi para santri agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu radikalisme ketika mereka pulang dari pondok.

“Karena sekarang adalah pesantren yang menjadi salah satu incaran bagi para radikalisme, terorisme. Maka, sengaja menggelar acara seminar ini supaya para santri tahu seeluk-beluknya radikalisme dan terorisme tersebut,” ucapnya , Rabu (12/08/2020).

Seminar bertema “Merawat NKRI Dengan Menjalin Silaturahmi” tersebut mendatangkan Dr. Ali Fauzi, mantan teroris, yang tak lain merupakan adik kandung Amrozi, salah satu pelaku “Bom Bali 1” tahun 2002 silam. Dalam kesempatan itu, ia menceritakan pekerjaannya waktu dulu menjadi seorang teroris.

“Dulu di saat saya menjadi anggota terorisme, melihat semua aparat di negri ini saya anggap itu toghut. Tapi dengan adanya wejangan di Mabes Polri (Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia. Red.) oleh aggota kepolisian dan juga dari kiai-kiai NU, akhrinya saya taubat,” tuturnya.

Selain itu, mantan teroris yang pernah berbaiat kepada Negara Islam Indonesia (NII) dan Jamaah Islamiyah (JI) tersebut mengajak para santri dan masyarakat agar berhati-hati terhadap isu-isu bohong berkedok agama, terutama isu yang disebarkan Islam garis keras. Karena, menurutnya, cikal bakal terorisme berawal dari radikalisme.