PAMEKASAN – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan, Jumat pagi (14/08/2020), melakukan peletakan batu pertama pembangunan pabrik air mineral, di Desa Tlagah, Pegantenan, Pamekasan.
KH. Taufik Hasyim, Ketua PCNU Pamekasan mengatakan, hal itu merupakan prakarsa Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Pamekasan yang diketuai oleh Kiai Jatim Makmun.
“Ini juga berdasarkan masukan dari Kiai Nawawi Abdul Muin, Mustasyar PCNU Pamekasan, bahwa ada sebidang tanah di Desa Tlagah bekas tempat balai desa yang dihibahkan kepada NU. Kemudian dari situ berkembang membeli tanah di utaranya seluas kurang lebih 1.600 meter. Itu nanti akan dibangun pabrik air mineral resmi miliki PCNU Pamekasan,” tutur Kiai Taufik, Sabtu siang (15/08/2020) di kantornya.
Lebih lanjut, alumnus Ma’had Riyadhul Jannah, Makkah, Arab Saudi ini menjelaskan, PCNU Pamekasan menggandeng pengusaha-pengusaha NU agar berinvestasi dalam usaha tersebut. Saat ini, imbuh Kiai Taufik, ada dua pengusaha yang siap menjadi penyandang dana pembangunan pabrik serta pengadaan mesin. Diperkirakan, enam bulan ke depan pabrik tersebut sudah rampung dan siap beroperasi.
“Keterlibatan para tokoh NU di sana, termasuk Kiai Dafi’ Kholil, Bendahara Aswaja NU Center Pamekasan yang juga Pengasuh Pesantren Sekar Anom, ada Pak Jatim, ada Kepala Desa Tlagah, Ketua PR (Pengurus Ranting. Red.) NU Tlagah, dan beberapa tokoh lain: ada Ustaz Hamli, H. Karim, dan para kiai yang lain yang ikut andil dalam proses awal mulai pembebasan tanah sampai dimulainya pembangunan ini,” paparnya.
Kepada para kiai, tokoh dan warga NU, khususnya di Pamekasan, mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kediri, Jawa Timur ini meminta dukungan moral dan doa agar agenda tersebut dapat dirampungkan dengan baik.
“Sehingga enam bukan ke depam sudah bisa produksi sendiri, memiliki air minum sendiri,” harapnya.
Reporter: Syarofi
Editor: Aboonk

