PAMEKASAN — Mengawal pengaderan lanjutan yang diadakan Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pamekasan, Habib Muhammad Nuruzzaman isi materi “Mana Lawan, Mana Kawan”, Kamis malam (12/03/2020) di Aula Pondok Pesantren Miftahul Qulub, Masaran, Polagan, Galis, Pamekasan, Jawa Timur.
Sebagai Komandan Densus 99 Asmaul Husna Banser, Habib Nuruzzaman rela datang ke Madura sebagai wujud kecintaannya kepada Nahdlatul Ulama (NU) dan ulama-ulama NU.
Nasiruddin selaku Wakil Sekretaris PC GP Ansor Pamekasan mengungkapkan, dengan semangatnya Habib Nuruzzaman menjaga marwah kiai dan ulama NU hingga berani turun dari jabatnnya diharap akan memberi motivasi bagi para kader peserta Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL).
“Mematangkan sikap nasionalisme dan ketaatannya kepada ulama, dengan memberikan informasi bahwa beliau keluar dari jabatan penting disalah satu partai politik akan menjadi sumbu tersendiri yang akan membakar sikap kebangsaan peserta PKL,” ungkap sekretaris panitia itu.
Habib Nuruzzaman, peneliti sosial dalam berbagai tema tentang keagamaan dan pengelolaan sumberdaya alam, sangat bersemangat saat menjelaskan betapa pentingnya menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Pancasila.
“Apapun polarisasi yang ingin merubah NKRI dan Pancasila adalah musuh kita,” ungkap lulusan pascasarjana FISIP UI Departemen Sosiologi tahun 2004 ini.
Reporter: Batam
Editor: Ahnu

