PAMEKASAN — KH. Taufik Hasyim, Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan, mengingatkan pentingnya amal baik sebagai bekal akhirat. Hal itu disampaikan pada Haul Ki Aryo Minak Senoyo alias Bhuju’ Gayam, Kamis malam (19/03/2020) di Langgar Gayam, Desa Proppo, Kecamatan Proppo, Pamekasan, Jawa Timur.
Pada acara yang sekaligus memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad tersebut, Kiai Taufik menekankan kepada seluruh jemaah, agar menjauhi sifat sombong, dengki dan kikir.
“Karena tiga sifat (buruk, red.) tersebut akan menjadi salah satu penyebab ditolaknya setiap amal baik kita, sehingga berakibat dijauhkan dari surga Allah,” jelas Pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Ulum Sumber Anom Angsanah Palengaan Pamekasan tersebut.
Tidak hanya itu, Kiai Taufik juga mengingatkan tentang amal perbuatan di dunia yang akan menjadi beban dan pertanggungjawaban kelak di akhirat.
“Karena kematian kita berbeda dengan hewan. Kita lihat sapi, ayam, kambing dan sejenisnya. Hewan-hewan itu justru bisa diambil manfaat setelah mati. Beda dengan kita yang akan dimintai pertanggungjawaban setelah mati,” paparnya.
Lebih lanjut, Kiai Taufik juga mengajak seluruh jemaah agar tetap waspada di tengah maraknya penyebaran Virus Corona, melalui memperbanyak zikir dan amalan-amalan yang mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Reporter: Aboonk
Editor: Ahnu

