PAMEKASAN – Lembaga penyantun, Pendidikan dan Pengembangan Keahlian (LP3K) Darul Ilmi Pegantenan mengadakan istigasah akbar bertajuk “Peduli Pendidikan Yatim dan Duafa”, Sabtu (29/08/2020), di Masjid Darul Ilmi, Tlagah, Pegantenan, Pamekasan, Jawa Timur.
Santunan diserahkan oleh Nyai Hj. Anna Aisyah, Pengasuh LP3K Darul Imli dan Nyai Romlah Somad, Sekretaris PC Muslimat NU Pamekasan yang juga Pembina Muslimat NU Darul Imli, serta Ust. Nasiruddin, Pangurus LP3K Darul Ilmi selaku tuan rumah.
Usai memberi santunan, Nyai Anna Aisyah mengawali sambutannya dengan ucapan terima kasih kepada anggota Muslimat NU yang mendukung setiap program di lembaganya, terlebih bantuan kepada anak yatim dan duafa, sehingga tidak ada lagi alasan bagi anak didiknya tidak sekolah, lantaran masalah ekonomi.
“Adanya LP3K ini tahun 2000, waktu itu keadaan saya masih tidak punya apa-apa. Namun, pahala dari membantu anak yatim ini sangat luar biasa, sehingga pada tahun 2013 meresmikan masjid darul ilmi, kemudian tahun 2016 meresmikan asrama LP3K Darul Ilmi. Alhamdulillahirabbil alamin. Semoga Muslimat NU di sini tetap istiqamah dan pahala tetap mengalir kepada para pendiri LP3K, khususnya almarhum KH. jumali, Pengasuh pertama LP3K,” ucapnya.
Sementara itu, KH. Bagus Maulana, penceramah asal Sidoarjo, Jawa Timur mengatakan, tanggal 10 Muharam merupakan hari yang sakral bagi umat Islam.
“Banyak kejadian istimewa dalam tanggal ini. Kita yang mau berpuasa akan banyak pahalanya, apalagi memberikan santunan kepada anak-anak yatim. Santunan ini yang akan menjadi saksi kelak di surga,” jelasnya.
Hadir pada kegiatan tersebut ratusan anggota Muslimat NU Pegantenan serta 50 anak yatim dan duafa.
Reporter: Amelya Putri
Editor: Aboonk

