PAMEKASAN — Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan Maarif NU Pamekasan (PC LP Maarif NU) akan menggelar Perkemahan Regu Penggalang Maarif (Pergama) ke-5 bertempat 22-24 Nopember 2019 mendatang di Lapangan Pertamina Desa Bangkes Kecamatan Kadur Kabupaten Pamekasan.
Menurut Ahmad Asir selaku Ketua PC LP Maarif Pamekasan Pamekasan, perkemahan tersebut digelar guna memperingati Hari Santri Nasional 2019. Karena, menurutnya, siswa-siswi yang belajar di lembaga pendidikan di bawah naungan LP maarif mayoritas santri.
“Santri sebagai aset bangsa, harus memiliki nilai-nilai ketakwaan, kedisiplinan, kecerdasan, kreatifitas, patuh terhadap orang tua dan guru serta pimpinan sebagaimana tercantum dalam Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka,” ucap Rektor Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan itu, Senin pagi (21/10/2019).
Hassan Al-Mandury mengatakan, perkemahan yang terlaksana berkat kerja sama antar PC LP Maarif Pamekasan dengan Majelis Wakil Cabang Nahdlatu Ulama (MWCNU) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Kadur itu akan diikuti sekitar 1000 peserta perwakilan lembaga pendidikan setingkat SMP di bawah koordinasi LP Maarif NU Pamekasan.
Ketua Panitia Pergama 5 itu menuturkan, selain lomba-lomba di kegiatan Pergama, ada dua materi penting yang akan disampaikan kepada peserta, yakni materi Ke-Aswaja-an dan materi tentang bahaya narkoba.
“Selain lomba-lomba kepramukaan, yang membedakan perkemahan pramuka yang diselenggarakan LP Maarif NU dengan perkemahan pramuka lainnya adalah adanya materi Ke-Aswaja-an. Yang tidak kalah penting, materi tentang bahaya narkoba. Sebab, maraknya narkoba belakangan ini sangat mengkhawatirkan, khususnya bagi kalangan pelajar,” tutup mantan Kepala Badan Ansor Anti Narkoba (Baanar) PC GP Ansor Pamekasan itu.
Sebagai informasi, perkemahan itu dilakaanakan oleh Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Maarif NU, badan otonom kepramukaan di bawah LP Maarif NU.
Reporter: Mamluatil Islahiyah
Editor: Ahnu

