PAMEKASAN — Lembaga Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan menggelar silaturrahim dan temu wicara, di Pondok Pesantren Al-Fatih Nang Kernang Sumber Papan, Klampar, Proppo, Pamekasan, Rabu (11/05/2022).
H. Ilzamuddin, Ketua LPPNU PCNU Pamekasan mengatakan, giat yang digelarnya merupakan upaya membekali para peternak agar selalu siap menghadapi tantangan zaman yang semakin maju serta menjadi peternak yang inovatif.
“Para peternak yang hadir pada kesempatan ini adalah pahlawan pangan yang harus terus berinovasi modern,” ucapnya.
Sementara Ketua PCNU Pamekasan, KH. Taufik Hasyim, dalam sambutannya menyampaikan, NU melalui lembaga-lembaga di bawahnya akan terus berusaha hadir melayani masyarakat di semua sektor.
“NU hadir untuk melayani warga NU dari semua sektor. Peternakan dan pertanian ada lembaga di NU yang menangani berupa LPPNU sebagaimana kehadiran kita hari ini. Bidang ekonomi lainnya juga LPNU (Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama, Red). Semangat pengabdian ini harus kita jaga karena bagian upaya saling membantu,” jelas Kiai Taufik.
Bertindak sebagai pembicara: drh. Mogiono (dokter hewan dan pakar pakan ternak): “Peternakan Tanpa Ngarit Dengan Complete Feed“; KH. Yatim Ma’mun (LPNU Pamekasan): “Peluang Pembiayaan Pakan Complete Feed Bagi Peternak Penggemukan Sapi”; Marta Imam Muhtadi (Bank Syariah Indonesia): “Potensi KUR Ternak Bagi Penggemukan Sapi Menuju Swasembada Daging Nasional”; Panggih Wahyu Utomo (PT. Jasindo): “Asuransi Usaha Ternak Sapi Sebagai Perlindungan Peternak dari Resiko Kematian dan Kecurian.
Usai kegiatan, acara dilanjutkan peninjauan “Bengkel Sapi Janda”. Bengkel Sapi Janda ialah program perawatan dan penggemukan sapi yang kurus dan tidak memungkinkan untuk bunting. Program ini merupakan rintisan PW LPPNU Jawa Timur dan PC LPPNU Pamekasan. Hingga saat ini, program ini berhasil panen 4 kali.
Reporter: Wasil
Editor: Redaktur

