News

JQHNU Pamekasan Relaunching Metode Cepat Baca Alquran “Tartila”

Sebagai tindak lanjut pengembangan metode “Tartila”, PC JQHNU Pamekasan membentuk Lembaga Pengembangan, Pembinaan, Pendidikan dan Pembelajaran Al-Quran yang disingkat LP4Q.

“Pengurus LP4Q ini orang pilihan, karena semuanya ahl al-Qur’an, qari-qariah, hafiz dan hafizah, di mana tugasnya nanti LP4Q ini menangani masyarakat atau lembaga yang membutuhkan pendampingan baik dari sisi pendidikannya, pembelajaran atau pengadaannya,” terangnya.

Lebih lanjut, PC JQHNU juga memiliki 12 fasilitator profesional, lulus diklat pelatihan di Surabaya dan berhasil menjadi fasilitator profesional di tiga kecamatan: Kecamatan Proppo, Kecamatan Palengaan dan Kecamatan Tlanakan.

Melalui relaunching ini, JQHNU Pamekasan berharap semua lembaga dan masyarakat, khususnya nahdliyin di Pamekasan, bisa kembali dan membumikan metode “Tartila” guna mempercepat bacaan Alquran anak.

“Ayo warga Nahdliyin, rapatkan barisan. Kembalikan anak kita pada ‘Tartila’. Jangan sampai digembleng oleh para penggerak di luar ahlus sunnah Wal Jamaah,” ajaknya.

Hadir dalam kesempatan ini, Ketua PCNU Pamekasan KH. Taufik Hasyim, Kepala Kemenag Pamekasan H. Mawardi, pengurus lembaga dan Banom di lingkungan PCNU Pamekasan.


Reporter: Syarofi
Editor: Redaktur