News

JQHNU Pamekasan Relaunching Metode Cepat Baca Alquran “Tartila”

PAMEKASAN – Menjelang abad kedua usia Nahdlatul Ulama (NU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan melalui Pimpinan Cabang (PC) Jam’iyyatul Qurra wal Huffaz Nahdlatul Ulama (JQHNU) Pamekasan kembali melakukan peluncuran kembali atau relaunching metode cepat baca Alquran “Tartila”, di Aula PCNU Pamekasan, Senin (04/07/2022).

Ust. Khairul Amin, Ketua PC JQHNU Pamekasan mengatakan, maksud dan tujuan relaunching metode cepat baca Alquran bagi pemula di tingkatan RA/TK, TPQ/SD ini sebagai upaya membumikan kembali metode cepat membaca Alquran “Tartila” sebagai salah satu “produk utama” NU.

“Masyarakat di bawah, utamanya nahdliyin, itu banyak yang terkecoh, bahkan tidak tahu bahwa metode ‘Tartila’ ini murni ‘produk’ NU sebagai metode dalam mempercepat membaca Alquran bagi anak,” tuturnya.

Ia menambahkan, relaunching kali ini diisi dengan sosialisasi sebagai penyegaran metode “Tartila” dengan mengundang beberapa pihak terutama para pemangku lembaga pendidikan di bawah naungan Nahdlatul Ulama seperti Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Muslimat NU (IGTKMNU) Pamekasan.

Relaunching kali ini kita isi dengan kegiatan sosialisasi metode ‘Tarlita’ kepada para guru yang ada di IGTKMU, karena laporan yang kami terima sudah banyak TK yang memakai metode lain, dan ini menjadi sasaran utama kita untuk kembali kepada metode ‘Tartila’,” tegasnya.

Tidak hanya itu, JQHNU Pamekasan juga mengundang beberapa Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ), remaja masjid (Remas), takmir masjid, 28 pengurus pondok pesantren di Pamekasan, dan sebelas Pimpinan Anak Cabang (PAC) JQHNU di Pamekasan sebagai penguatan metode ‘Tartila’ ini.