PAMEKASAN — Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019, guna memilih Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten, DPRD Provinsi, DPR RI, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dan Presiden-Wakil Presiden sudah selesai dilaksanakan, Rabu kemarin (17/04/2019).
Meski sudah usai, pembahasan mengenai hasil pemilihan Presiden dan Wakil Presiden masih menjadi perbincangan hangat warganet. Hal itu tidak lepas dari beberapa hasil hitung cepat atau quick count lembaga survei yang memenangkan pasangan 01 (Jokowi – KH. Ma’ruf Amin) dan klaim kemenangan pasangan 02 (Prabowo – Sandiaga Uno) berdasarkan hasil exit poll dan real count Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandi.
Di tengah hangatnya pembahasan hasil pemilihan Presiden – Wakil Presiden oleh warganet, Ketua PCNU Pamekasan, melalui postingan di akun facebooknya mengajak masyarakat kembali ke aktifitas semula dan menyerahkan persoalan hasil pemilihan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Berdasar pantauan NU Online Pamekasan, status itu diposting pukul 14.52, Kamis (18/04/2019).
Di awal tulisannya, KH. Taufik mengajak masyarakat bersama-sama mengingat hakikat kehidupan manusia.
“Hidup ini untuk menyembah dan ibadah pada Allah serta untuk berbuat kemashlahatan bagi ummat (Limashlahat al-‘Ibad) dan bukan hanya untuk Pemilu saja,” tulisnya.
Terkait hasil Pemilu, Kiai Taufik meminta agar masyarakat menyerahkan sepenuhnya kepada KPU.
“Pemilu sudah selesai, serahkan semuanya pada penyelenggaranya (KPU. Red.). Jika ada pelanggaran biarkan petugasnya (Badan Pengawas Pemilu. Red.) bertindak. Jika masih ada pelanggaran biarkan yang berwenang (Dewan kehormatan. Red.) bertindak. Jika ada hal lain terjadi di lapangan, segera kordinasikan dengan aparat berwajib,” imbau Kiai Taufik.
Di akhir tulisannya, Kiai Taufik mengajak seluruh masyarakat kembali ke aktifitas semula.
“Mari kembali pada aktifitas sehari-hari. Yang jadi guru kembalilah ke sekolah menemui muridnya, yang jadi petani kembalilah ke sawah, yang jadi pedagang kembalilah ke tokonya, yang jadi pegawai kembalilah ke kantornya, begitu seterusnya. Kita ini manusia yang hanya bisa berusaha sesuai kemampuan kita, kita bukan tuhan yang bisa berbuat dan mengatur bumi ini sesuai kehendak kita. Hasbunallah wa ni’mal wakil,” pungkas KH. Taufik dalam tulisannya.
Reporter: Abror
Editor: Ahnu

