NEWS

Kiai Taufik Instruksikan Pengurus di Semua Tingkatan Ikut Kaderisasi

PAMEKASAN – Memperingati peristiwa nuzululqur’an, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan menggelar pertemuan “Konsolidasi Organisasi”, Selasa (11/04/2023) di Aula Lt. II Kantor PCNU Pamekasan, Jl. R. Abd. Aziz, No. 95.

Mengangkat tema “Merawat Jam’iyah, Membangun Sinergi”, kegiatan tersebut dihadiri oleh sebanyak 703 hadirin, terdiri: segenap jajaran pengurus PCNU Pamekasan, Lembaga, Lembaga Khusus, Badan Otonom (Banom) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), dan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) se-Kabupaten Pamekasan.

Dalam sambutanya, KH. Taufik Hasyim, Ketua PCNU Pamekasan, menginstruksikan kepengurusan NU di semua tingkatkan agar segera melengkapi komponen organisasi.

“Semua MWC dan Ranting yang belum ada Banom, segera dibentuk, karena tantangan NU di masa depan semakin berat. Wahabi dan kristenisasi sudah di depan mata”, tegasnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Ulum Sumber Anom, Angsanah, Palengaan, Pamekasan ini menginstruksikan agar para pengurus Ranting NU pengurus dan pengurus MWCNU mengikuti Pendidikan Kaderisasi Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU).

Tidak hanya itu, alumnus Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur ini juga menginstruksikan para pengurus NU di tingkatan Cabang agar mengikuti Madrasah Kader Ulama (MKNU). Kaderisasi tersebut, lanjut Kiai Taufik, merupakan instruksi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

“Ketika semua pengurus sudah selesai kaderisasi, insyallah cara berfikir kita satu komando. Kalau belum satu komando, berarti pola pikir dan fikrah-nya bukan An-Nahdliyah, sehingga perlu dikader, dididik dan digembleng melalui proses kaderisasi”, imbuhnya.

Turut hadir juga pada kesempatan itu KH. Kholilurrahman, mantan Ketua PCNU Pamekasan yang saat ini menjabat sebagai Mustasyar. Pengasuh Pondok Pesantren Matsaratul Huda ini didapuk menyampaikan tausiah ke-NU-an.


Kontributor : Ali Haidar
Editor : Ahnu