PAMEKASAN – Memperingati nuzululqur’an, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan menggelar istigasah dan buka bersama dengan seluruh pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU), Lembaga, Lembaga Khusus dan Badan Otonom (Banom) di bawah naungannya, di Aula Lt. 2 Kantor PCNU Pamekasan, Selasa (11/04/2023).
Ketua PCNU Kabupaten Pamekasan, KH. Taufik Hasyim, dalam sambutannya menyampaikan, ada tiga hal yang harus dilakukan oleh seluruh pengurus Nahdlatul Ulama (NU) di berbagai tingkatan demi kemajuan organisasi.
“Tiga hal yang harus dilakukan oleh seluruh pengurus NU di berbagai tingkatan, yaitu memperbaiki sistem manajemen dan administrasi, membentuk kepengurusan MWCNU dan PRNU beserta seluruh lembaga dan Banom-nya yang belum terbentuk, dan pengurus NU di berbagai tingkatan harus mengikuti pelatihan kader NU,” ucap Kai Taufik dihadapan ratusan pengurus NU se-Kabupaten Pamekasan.
Baca juga: Kiai Taufik Instruksikan Pengurus Di Semua Tingkatan Ikut Kaderisasi
Kiai Taufik melanjutkan, kegiatan NU di tingkat kecamatan dan desa mayoritas berjalan massif, akan tetapi kurang pengelolaan administrasi.
“Ke depan seluruh pengurus NU di berbagai tingkatan harus memperbaiki sistem administrasinya, mulai dari arsip, surat menyurat, kelengkapan aset organisasi, dan lainnya agar tercipta sistem organisasi lebih administratif”, ujar pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Ulum Sumber Anom, Angsanah, Palengaan, Pamekasan itu.
Kiai yang pernah menimba ilmu di Ma’had Riyadhul Jannah Roseifah Arab Saudi itu juga mengajak seluruh pengurus NU di berbagai tingkatan agar mengikuti pelatihan kader NU agar tercipta kepengurusan yang satu pemikiran dan satu komando.
“Kepada seluruh pengurus NU di berbagai tingkatan, untuk ikut Pelatihan Kader NU agar tercipta kepengurusan dan kader yang satu pemikiran, satu komando, dan memiliki militansi yang kuat terhadap NU”, pungkas Kiai lulusan Pondok Pesantren Lirboyo Kediri itu.
Kontributor: Rifdi
Editor: Ahnu

