PAMEKASAN — Korp PMII Putri (KOPRI) Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum (STAI-MU ) Pamekasan masa khidmat 2019-2020 nenggelar kajian rutinitas bagi anggota, Senin pagi (027/01/2020), di salah satu kader KOPRI PK PMII STAI-MU Pamekasan, Ifki, Desa Palengaan Daya, Palengaan, Pamekasan.
Mengangkat tema “Strategi Menumbuhkan Budaya Literasi di Era Digital”, diharapkan dapat menumbuhkan minat anggota KOPRI PK PMII STAI-MU Pamekasan dalam membudayakn literasi dalam kehidupan sehari-harinya. Hal ini dikarenakan saat ini mahasiswa terlalu fokus terhadap gadget sehingga membuat males membuka buku serta mencari referensi baru.
Kajian tersebut tidak hanya diikuti oleh anggota, tapi juga beberapa pengurus turut serta di dalamnya.
“Kajian bertopik literasi ini sangat penting ditanamkan dalam diri kader KOPRI, karena memahami dan mengerti literasi selain dapat menambah pembendaharaan kosa kata, juga dapat mengoptimalkan kinerja otak karena sering digunakan berfikir, membaca dan menulis,” ucap Mohammad Zainal yang bertindak sebagai pemateri.
Ia menambahkan, perlu membangkitkan semangat para kader KOPRI agar bisa meningkatkan budaya literasi sebagai bekal dalam memahami realitas dan berdialektika, sehingga akan membuat sebuah analisis yang sangat bagus.
“Bekal yang di miliki kalian dalam literasi sudah kalian miliki dari sejak kecil, tapi pengembanganya yang kalian tidak bisa lakukan,” tangkas mantan Sekretaris PK PMII STAI-MU Pamekasan itu.
Reporter: Fitriyah
Editor: Ahnu

