PAMEKASAN – Kasus ujaran kebencian oleh pemilik akun Facebook bernama Muhammad Izzul terhadap KH. Taufik Hasyim, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan, dengan menyebut simpatisan PKI, mendapat banyak perhatian tokoh Nahdlatul Ulama, salah satunya datang dari KH. Makki Nasir, Koordinator Daerah (Korda) NU Madura Raya.
Menurutnya, sudah sepuluh hari sejak dilaporkannya pemilik akun Muhammad Izzul, rupanya belum ada tanda-tanda langkah konkret aparat kepolisian, meski sudah didesak dengan aksi seruan moral dan aksi damai warga NU Pamekasan.
“Kami minta kepada aparat kepolisian untuk segera mengungkap dan memproses kasus yang dilakukan oleh pemilik akun Facebook Muhammad Izzul. Kami tidak ingin ada persepsi dari masyarakat atas pembiaran kasus ini, karena ini sudah menjadi perhatian publik, khususnya warga NU,” jelasnya, Selasa malam (13/10/2020) melalui pesan WhatsApp.
Lebih lanjut, Ketua PCNU Bangkalan tersebut menambahkan, kalau terjadi pembiaran dan proses yang begitu lama, serta tidak ada tanda-tanda langkah konkret, bisa menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.
“Selain menurunkan kepercayaan masyarakat, juga bisa mengganggu kondusifitas dan stabilitas daerah. Oleh karena itu, kami minta aparat untuk bekerja lebih maksimal dalam mengungkap kasus ini,” tambahnya.
Seperti yang diketahui akhir-akhir ini, menurut KH. Makki, tingkah atau perilaku masyarakat lebih banyak dipengaruhi oleh perubahan pola pikir akibat paparan media.
“Kami dari Nahdlatul Ulama selalu berupaya sekuat tenaga dengan mengerahkan seluruh struktur pengurusan sampai ke ranting untuk menjaga ketentraman masyarakat dari polarisasi media yang ada. Kami ingin dari aparat betul-betul sinergi dalam menjaga kondusifitas daerah,” pungkasnya.
Reporter: Aboonk
Editor: Ahnu

