PAMEKASAN – Satu minggu yang lalu, tepatnya Jumat (09/10/2020), sebanyak 13.557 nahdliyin menggeruduk Mapolres Pamekasan. Mereka meminta kepolisian segera mengungkap dan menangkap pelaku ujaran kebencian yang dilakukan oleh akun Facebook bernama “Muhammad Izzul”.
Sampai saat ini, fitnah yang diarahkan kepada KH. Taufik Hasyim, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan, dengan menyebut sebagai simpatisan PKI tersebut, mendapat banyak perhatian. Kali ini, Ketua Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia Nahdlatul Ulama (Lesbumi NU) Pamekasan, RPA. Wazirul Jihad, angkat bicara.
Ra Wazir, sapaan akrabnya, menilai aparat kepolisian kurang serius menangani kasus tersebut. Oleh karenanya, ia meminta ketegasan pihak kepolisian dalam mengungkap orang di belakang akun bernama Muhammad Izzul itu.
Lebih lanjut, Ra Wazir mengatakan, lambannya penanganan kasus Muhammad Izzul akan menimbulkan pertanyaan di hati nahdliyin Pamekasan.
“Lambannya akan menimbulkan pertanyaan baru, kenapa kok lamban? Ada apa?” ucap Ra Wazir kepada NU Online Pamekasan, Rabu malam (14/10/2020), melalui sambungan selulernya.
Mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Surabaya ini menambahkan, jika pihak kepolisian tidak segera mengungkap dan menangkap pemilik akun tersebut, tidak menutup kemungkinan akan ada pergerakan massa aksi yang lebih besar.
“Jangan khawatir, kami tak akan pernah anarkis, dan bahkan lebih mengedepankan amar ma’ruf nahi munkar bil al-hikmah,” pungkasnya.
Reporter: Aboonk
Editor: Ahnu

