PAMEKASAN — Peserta Kerja Praktek Fakultas Teknik Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan 2020 menggelar Seminar Bahaya Narkoba bertema “Pemuda Cerdas Bebas Narkoba untuk Generasi Berprestasi”, Senin, (24/02/2020) di Yayasan Al-Asy-Ariyah Pegandingan, Galis, Pamekasan. Kegiatan ini merupakan rangkaian agenda Pekan Edukasi.
Tampak hadir pada kegiatan tersebut kepala-kepela sekolah di lingkungan Yayasan Al-Asyariah: Suhdi (Kepala Sekolah MTs Miftahul Ulum Pegandingan), Mohammad Hasan Basri (Kepala Sekolah MA Miftahul Ulum Pegandingan). Bertindak sebagai pemateri pengurus Badan Ansor Anti Narkoba (BAANAR) Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Galis, Moh. Tauhid.
Moh. Basrullah, ketua panitia mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan agar para peserta didik di lingkungan Yayasan Al-Asyariah mempunyai wawasan yang luas, berfikir rasional dan menjauhi obat-obatan terlarang.
“Dalam terlaksananya kegiatan Pekan Edukasi yang dikemas dengan acara seminar bahaya narkoba ini bisa bermanfaat bagi para pelajar Miftahul Ulum,” harap Arul, sapaan akrabnya.
Suhdi dalam sambutannya menyampaikan, para pelajar MTs dan MA Miftahul Ulum Pegandingan, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, tema kegiatan yang diangkat oleh panitia sangat bagus.
“Siswa-siswi (MTs dan MA. Red.) Miftahul Ulum harus mampu mengontrol diri dan menjaga diri dari pergaulan bebas di dunia luar,” ucapnya.
Sementara itu, Moh. Farid dalam penyampaiannya mengimbau seluruh peserta agar tidak ada niatan mencoba obat-obatan terlarang. Karena, menurutnya, pemuda merupakan aset negara yang paling berharga.
Suhdi melanjutkan, kemajuan suatu negara tergantung kepada para pemuda.
“Jika ingin merusak sebuah negara, maka rusaklah para pemudanya. Maka dari itu, pergaulan juga harus dijaga,” imbuhnya.
Reporter: Idrus
Editor: Ahnu

