PAMEKASAN — Memperingati maulid Nabi Muhammad SAW, Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) bersama Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) MA Miftahul Ulum Bettet menggelar “Ngaji Wawasan Kebangsaan”, Rabu (17/11/2021), di Aula Madrasah Diniyah Miftahul Ulum Bettet, Pamekasan.
Dihadiri oleh beberapa tenaga pengajar dan staf madrasah, kegiatan yang diikuti oleh 540 peserta itu mendatangkan Syafiuddin, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pamekasan.
Mengawali penyampaiannya, Syafiuddin mengajak para peserta agar kembali mengenang sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Karena, menurut pria yang akrab disapa Kak Syafi’ itu, wawasan kebangsaan lahir ketika bangsa Indonesia memperjuangkan kemerdekaan atas penjajahan yang dilakukan oleh Belanda, Portugis, Inggris dan Jepang.
“Perjuangan bangsa Indonesia yang waktu itu masih lokal ternyata tidak membawa hasil, karena belum adanya persatuan dan kesatuan, sedangkan di sisi lain kaum kolonial yang terus menggunakan politik adu domba atau devide et impera. Meski demikian, catatan sejarah perlawanan para pahlawan itu telah membuktikan kepada kita tentang semangat perjuangan bangsa Indonesia yang tidak pernah padam dalam usaha mengusir penjajah dari Nusantara,” lanjutnya.
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan ini menambahkan, tujuan utama wawasan kebangsaan ialah terwujudnya nasionalisme yang tinggi dalam segala aspek kehidupan rakyat Indonesia dan mengutamakan kepentingan nasional dibandingkan kepentingan perorangan, kelompok, golongan, suku bangsa, maupun daerah.
“Tapi, kepentingan-kepentingan itu tetap dihargai agar tidak bertentangan dari kepentingan nasional,” imbuh mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur tersebut.
Usai acara, Hadiri berharap kerja sama antara PK IPNU dan OSIS dapat terus berlanjut. Salah satu tenaga pengajar MA Miftahul Ulum Bettet menilai, jika kedua lembaga tersebut terus bersinergi, maka nilai-nilai ke-NU-an di madrasahnya akan semakin kuat.
“Kita semua tahu bahwa pendiri NU di Pamekasan ini adalah Kiai Sirojuddin. Beliau adalah pendiri Bettet,” papar Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (KPNU) Pamekasan ini yang juga sebagai Pembina PK IPNU MA Miftahul Ulum Bettet.
Reporter: Ahnu
Editor: Redaktur

