NEWS

Nyai Maf Tegaskan Muslimat NU Menjadi Benteng Pertama Tunas NU


Pamekasan – Nyai Hj. Mafrudah, yang akrab disapa Nyai Maf, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Pamekasan menegaskan komitmen Muslimat NU dalam membentengi generasi muda sejak dini dengan akidah Islam Ahlusunnah waljamaah an-Nahdliyah.

Hal itu disampaikan, saat memberikan sambutan pada acara Penampilan Massal Tunas Nahdlatul Ulama (NU) yang diselenggarakan Yayasan Pendidikan Muslimat Nahdlatul Ulama (YPMNU) dalam memperingati Hari Santri Nasional (HSN) dan Sumpah Pemuda 2025, senin (27/10/2025), di Lapangan Madhapa Agung Ronggosukowsti, Jl. Pamong Praja No. 01 Pamekasan.

Baca Juga: Peringati HSN dan Sambut Sumpah Pemuda 2025, YPMNU Pamekasan Gelar Penampilan Massal Tunas NU

“Muslimat NU harus menjadi benteng pertama bagi Tunas-Tunas NU sejak dini. Kita tanamkan aqidah Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah agar mereka tumbuh sebagai generasi yang beriman, berakhlak, dan cinta tanah air,” tegas Nyai Maf.

di hadapan ribuan peserta yang terdiri dari siswa-siswi Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak-kanak (TK), Raudhatul Athfal (RA), para guru, pengurus Muslimat NU se-Kabupaten Pamekasan, Nyai Maf menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana yang dikomandani Nyai Hj. Halimah Karim selaku Ketua YPMNU, serta kepada Pemerintah Kabupaten Pamekasan yang turut mendukung suksesnya kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan, kegiatan gebyar ini merupakan wujud nyata dari pelaksanaan tiga program nasional Muslimat NU, yaitu Mustika Mesem (Muslimat Cantik Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem), Mustika Segar (Muslimat Cantik Sehat dan Bugar), dan Mustika Darling (Muslimat Cantik Sadar Lingkungan).

“Program ini merupakan bentuk pengabdian Muslimat NU untuk mendukung kesejahteraan, kesehatan, dan kesadaran lingkungan masyarakat. Semua sejalan dengan semangat kemandirian lima perangkat organisasi Muslimat NU yang telah berbadan hukum, seperti YPMNU, YKMNU, YHMNU, KKS An-Nisa, dan Yayasan Hidmat MNU,” terangnya.

Lebih lanjut, ia berharap acara tersebut dapat menumbuhkan semangat nasionalisme dan mempererat silaturahmi di kalangan warga Muslimat NU.

“Semoga kegiatan ini menumbuhkan semangat kebangsaan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, Basyariyah, dan Wathaniyah, serta menjadi pengingat bahwa mencintai Indonesia adalah bagian dari iman,” pungkasnya.


Pewarta : Intan
Editor: Aboonk