PAMEKASAN – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Larangan resmi dilantik pada Kamis (28/8/2025) di Pondok Pesantren Al-Muniri, Desa Pagentenan Timur, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan.
Pelantikan tersebut dihadiri jajaran pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Larangan, tokoh masyarakat, serta kader dan anggota IPNU-IPPNU se-Kabupaten Pamekasan.
Dalam sambutannya, Ketua PAC IPNU Larangan, Moh. Rizkiyadi, menegaskan optimisme kepengurusan baru yang bertekad membawa semangat perubahan melalui grand sign bertajuk BOCIL (Brave and Optimistic to Change of IPNU-IPPNU Larangan).
“Dengan adanya grand sign Bocil, saya yakin kepengurusan yang masih tergolong ‘bocil’ ini mampu berani dan optimis membawa perubahan bagi IPNU-IPPNU Larangan,” ujarnya.
Rizkiyadi menekankan, pelantikan bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar yang harus segera dijalankan.
“Kalau sudah dipilih atau ditetapkan, tidak perlu menunggu pelantikan. Begitu dipercaya, langsung bekerja. Pemuda hari ini akan menggantikan pengurus NU sepuluh tahun mendatang. Karena itu, semangat untuk terus bekerja harus dijaga,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PC IPPNU Pamekasan, Khafifatus Zahrah, mengingatkan pentingnya pola pikir yang benar dalam berorganisasi.
“Ada kesalahan berpikir yang kadang muncul di kalangan teman-teman IPNU-IPPNU hari ini. Jangan pernah gentar menghadapi orang-orang yang meremehkan. Sesungguhnya banyak masyarakat yang membutuhkan peran IPNU dan IPPNU,” ungkapnya.
Dengan pelantikan ini, PAC IPNU-IPPNU Larangan diharapkan menjadi motor penggerak kaderisasi pelajar NU sekaligus memperkuat peran organisasi dalam mencetak generasi muda yang berdaya, berani, dan berkomitmen terhadap perjuangan Nahdlatul Ulama di Kecamatan Larangan.
Reporter : Asrofi
Editor : Redaktur

