NEWS

PCNU Pamekasan Dukung Langkah PWNU Jawa Timur Usulkan Pelaksanaan Muktamar Akhir Tahun Ini

PAMEKASAN — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) alim ulama dan Konferensi Besar (Konbes) pada Sabtu-Minggu, 25-26 September 2021 mendatang di Jakarta.

Pada pelaksanaan forum permusyawaratan kedua setelah Muktamar yang kerap digelar dalam satu waktu pelaksanaan, PCNU Pamekasan mendukung langkah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur yang akan mengusulkan waktu pelaksanaan Muktamar ke-34 NU akhir tahun ini.

Usulan waktu tersebut sudah melalui kesepakatan rapat gabungan Syuriah dan Tanfidziah PWNU Jawa Timur, Selasa, (14/09/2021) kemarin.

KH Taufik Hasyim, Ketua PCNU Pamekasan, menegaskan dukungannya terhadap langkah PWNU Jawa Timur tersebut. Menurutnya, penundaan Muktamar dapat berakibat pada amburadulnya administrasi.

Rektor Institut Agama Islam Miftahul Ulum (IAIMU) Pamekasan ini menambahkan, hingga saat ini banyak PCNU belum di-SK oleh PBNU. Kondisi ini, menurut Kiai Taufik, juga bisa berdampak pada administrasi lain. Misalnya, seperti LP Maarif tidak bisa mengeluarkan SK Kepala Sekolah karena PCNU yang menaunginya belum memiliki SK PBNU.

“Tanda tangan Kepala Sekolah sangat dibutuhkan, misalnya, untuk keperluan surat. Yang lebih fatal lagi kalau tanda tangan ijazah. Ini ‘kan sudah tahun ajaran baru, banyak ijazah belum bisa ditandatangani oleh Kepala Sekolah lantaran belum di-SK oleh PCNU, sedangkan PCNU belum di-SK oleh PBNU,” ucap Kiai Taufik melalui sambungan seluler, Rabu (15/09/2021).

Tidak hanya itu, pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Ulum Sumber Anom, Angsanah, Palengaan, Pamekasan ini melanjutkan, beberapa rektor perguruan tinggi di bawah PBNU belum mendapatkan SK PBNU, sehingga belum bisa mengeluarkan ijazah atau tandatangan lain.


Reporter: Aboonk
Editor: Redaktur