PAMEKASAN — Mahasiswa, dosen dan rektorat Universitas Islam Madura (UIM), Senin pagi (22/10/2018) menggelar Apel Hari Santri Nasional (HSN) bersama santri Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bettet Pamekasan.
Upacara yang dilaksanakan di halaman kampus, Desa Bettet, Kecamatan Kota, Pamekasan ini dimulai pukul 06.40 WIB.
Ahmad Asir, Rektor UIM yang bertindak sebagai pembina apel mengungkapkan, pelaksanaan apel ini menjadi cara untuk mengenang para pejuang kemerdekaan dan masyayikh Nahdlatul Ulama.
“Salah satu tokoh pejuang NU di Pamekasan adalah Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Bettet, KH. Sirojuddin. Maka dari itu, kita wajib mengenang pejuang NU, khususnya di Kabupaten Pamekasan,” Ungkap pria yang juga Ketua LP. Ma’arif NU Pamekasan tersebut.
Sementara itu, Agus Budiono, salah satu Dosen FKIP yang turut serta dalam apel berharap, melalui momentum ini seluruh mahasiswa semakin berpegang teguh pada ajaran Islam Ahlu Sunnah Wal Jamaah.
“Sehingga keberadaan kampus UIM dirasakan oleh masyarakat sebagai kampus yang sejuk dan memberikan pencerahan, tanpa adanya kekerasan,” tutur Agus.
Reporter: Iis
Editor: Ahnu

