News

Peringati Tahun Baru Hijriah, NU Pademawu Datangkan Kiai Ma’ruf Khozin

PAMEKASAN — Memeperingati tahun baru hijriah 1448, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Pademawu menggelar pengajian umum, Sabtu (27/06/2026) malam, di Pondok Pesantren Haqqul Yaqin, Desa Bunder, Pademawu.

Acara yang dihadiri oleh KH. Ma’ruf Khozin, Direktur Aswaja NU Center Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur itu diawali dengan penyerahan santunan kepada anak yatim oleh Kiai Ali Rahbini, Rais MWCNU Kecamatan Pademawu. Donasi tersebut hasil kerja sama dengan Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqah Nahdatul Ulama (Lazisnu) setempat.

Dalam sambutannya, Kiai Abu Bakar Shiddiq mengajak agar seluruh lembaga dan badan otonom (Banom) di lingkungan MWCNU Kecamatan Pademawu selalu menjaga kebersamaan dan soliditas.

“Muslimat, Fatayat, PAC IPNU, IPPNU dan seluruh bagian NU pada malam ini terlihat tetap berjalan searah dengan MWC-nya. Mudah-mudahan kekompakan dan kebersamaan tetap kita lanjutkan bersama,” ujarnya.

Pada kesempatan itu juga, Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan, Kiai Ihsan Ikhwani, menyampaikan pesan KH. Muhlis Nasir yang tengah sakit.

“Kiai Muchlis menekankan pentingnya NU hadir di tengah maraknya paham-paham yang tidak sejalan dengan Aswaja (Ahlussunnah wal Jama’ah, Red),” ucapnya.

Lebih lanjut, Kiai Ihsan juga menyampaikan program pembangunan pabrik sabun, pengembangan mesin pengolah sampah di 13 MWCNU se-Pamekasan, serta rencana pendirian Rumah Sakit NU bersama para dokter spesialis di Pamekasan.

Memasuki acara inti, KH. Ma’ruf Khozin yang bertindak sebagai penceramah menyampaikan dalil-dalil terkait amaliyah NU seperti ziarah kubur, tahlil, tradisi tujuh harian dan tujuh bulanan. Menurutnya, semua amaliah tersebut memiliki dasar Al-Qur’an, hadis, maupun atsar sahabat.

 “Di zaman digital ini, harus bisa mengimbangi dengan ngaji lewat media. Jangan anggap layar hanya bioskop, tapi jadikan tempat mengkaji ilmu,” pesannya.


Reporter: Dela & Maya
Editor: Redaktur