NEWS

Perkuat Hubungan Dengan Muslimin Indonesia, Dubes Palestina Temui Ketum PBNU

JAKARTA — Duta Besar (Dubes) Palestina untuk Indonesia, Zuhair al-Shun, menemui Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Said Aqil Siroj, Selasa (23/06/2020), di kantornya, Jl. Kramat Raya, No. 164, Jakarta Pusat.

Kepada wartawan, Kiai Said mengatakan, kedatangan Zuhair tersebut bertujuan memperkuat hubungan antara umat Islam Indonesia, khususnya warga NU, dengan masyarakat Palestina. Karena menurutnya, NU sejak dulu sampai seterusnya akan selalu bersama masyarakat Palestina.

Qulubuna ma’ahum (hati kita selalu bersama rakyat Palestina),” ucap alumnus Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur itu.

Bukan tanpa alasan. Dukungan itu, menurut Kiai Said, lantaran Palestina merupakan ashabu al-haq atau pemilik kebenaran dalam polemik teritorial yang selama ini terjadi. Bahkan, lanjut Kiai Said, Israel justru datang menyerobot tanah air Palestina.

Meski demikian, Palestina membuka diri membangun perdamaian dengan Israel, tapi negara Zionis itu justru menutup pintu perdamaian tersebut, sehingga upaya perdamaian yang akan dibangun Palestina menjadi sia-sia.

“PBNU selalu bersikap tidak pernah berubah, mengutuk dlidd al-ihtilal, mengutuk yang namanya pendudukan, penyerobotan tanah, walaupun satu jengkal, walaw withran wahidan, apa lagi sampai satu wilayah,” ucap mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu.

Selain bertujuan memperkuat hubungan antara Palestina-PBNU, Zuhair menjelaskan, kedatangan dirinya bertujuan mengundang Kiai Said menjadi pembicara Diskusi Virtual , Senin (29/06/202) mendatang. Ia meminta Pengasuh Pesantren Luhur Al-Tsaqafah tersebut menyampaikan pesan perdamaian sebagai respons atas serangan tentara Israel kepada masyarakat Palestina beberapa waktu yang lalu.

Tidak hanya itu, kehadiran Zuhair ke PBNU guna memohon agar PBNU ikut terlibat menolak aksi penjajahan yang dilakukan Israel. Palestina, menurutnya, merupakan negara yang sah atas kepemilikan tanah di sekitaran Masjid Al-Aqsha.


Reporter: Maluck Young
Editor: Aboonk