PAMEKASAN – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Tlanakan melalui Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) menggelar Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) II Banser di Yayasan Al-Asror Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Jawa Timur.
Kegiatan bertema “Menguatkan Militansi sebagai Benteng Agama, Bangsa dan Negeri” itu berlangsung selama tiga hari, Jumat-Ahad (25-27/04/2025).
Rozi Baswedan, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi Pimpinan Cabang GP Ansor Pamekasan dalam sambutannya mengapresiasi pemilihan tema kegiatan tersebut. Menurutnya, target dan tujuan pelaksanaan Diklatsar II Banser ini sangat berbobot dan relevan pada era saat ini.
“Di tengah pandangan hidup yang serba materialistik, panitia memunculkan dan menguatkan kembali frasa kader yang ikhlas dan beradab. Di sinilah para peserta ditempa menjadi kader Banser yang memang sudah teruji atas komitmen dan khidmah menjadi garda terdepan dalam melindungi Ulama NU, serta konsisten menjaga NKRI,” ucapnya, Jumat siang (25/04/2025) dalam acara pembukaan.
Dalam kesempatan yang sama, Mohammad Syauqi, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Tlanakan menyampaikan, Banser merupakan organisasi semi otonom Ansor yang mengemban tugas yang sangat mulia.
“Kaderisasi melalui Diklatsar yang dilaksanakan ini merupakan tingkat awal dan akan dilaksanakan secara kontinyu dan berkualitas sebagai upaya menjaga regenerasi dalam organisasi Ansor Banser,” ucap Syauqi, sapaan akrabnya.
Lebih lanjut, Ia mengajak kader GP Ansor dan Banser untuk bersama-sama membangkitkan semangat berkhidmah di Nahdlatul Ulama (NU). Menurutnya, bergabung menjadi kader Banser merupakan langkah awal perjuangan di NU.
“Harapan kami, peserta yang mengikuti Diklatsar ini bisa menjadi kader Banser yang on call, siap sigap ketika dibutuhkan oleh ulama, Nahdlatul Ulama dan bangsa,” tegasnya.
Reporter : Rois LQ
Editor : Aboonk

