News

Perkuat Pemahaman Fikih Keperempuanan, PPMU Masaran Bedah Buku Fiqhun Nisa’

PAMEKASAN — Pondok Pesantren Miftahul Ulum (PPMU) Masaran Putri menggelar acara bedah buku berjudul Fiqhun Nisa’  di musala pesantren setempat, Senin malam (26/10/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman mendalam mengenai permasalahan primer keagamaan yang dialami kaum perempuan.

Koordinator Pengurus PPMU Masaran Putri, Khofifah, menjelaskan kegiatan bedah buku ini diselenggarakan guna menjawab berbagai persoalan fikih harian yang belum dipahami tuntas oleh masyarakat terutama kaum perempuan. “Kami melihat kebutuhan pendidikan terkait hukum Islam bagi perempuan sangat mendesak, sehingga bedah buku ini menjadi sarana literasi yang tepat sasaran,” ujarnya.

Buku tersebut mengupas tuntas hukum-hukum fikih primer keperempuanan, seperti: haid, nifas, hingga istihadah. “Permasalahan darah wanita bukan hanya soal ibadah, melainkan menyangkut kesehatan fisik yang wajib dipahami secara luas oleh setiap perempuan,” jelasnya

“Kegiatan ini melibatkan seluruh santri putri dari tingkat Ibtidaiyah, Tsanawiyah, Aliyah, hingga pengurus. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan interaktif. Para santri antusias menyimak dalam memahami materi sepanjang acara,” tambah dari asal Desa Rek-Kerrek, Palengaan itu.

Hikmatul Mufida, salah satu santriwati mengaku bersyukur dan merasa sangat terbantu dengan adanya giat ini. Menurutnya, materi tersebut memberikan pencerahan langsung terhadap persoalan fikih keperempuanan serta memperdalam masalah darah yang dialami sehari-hari.

Pihak pesantren berharap para santri dapat menjadi panutan dan membawa pengaruh positif di lingkungan masyarakat. Para pengurus pun berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan edukatif serupa guna meningkatkan literasi keagamaan, khususnya mengenai fikih keperempuanan.


Kontributor: Hairunnas (MNU.-X.10.021)
Editor: Redaktur